Connect With Us

Pemudik Padat, Buka Tutup di Exit Tol Tangerang-Merak Diberlakukan

Tim TangerangNews.com | Rabu, 27 April 2022 | 14:48

Ilustrasi - Gerbang Tol Merak. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Kepolisian memberlakukan sistem buka tutup jalan dari Exit Tol Tangerang-Merak menyusul banyaknya kendaraan di kawasan tersebut yang terpantau padat merayap akibat banyak mobil pribadi pengguna jasa pelayaran yang parkir sembarangan di bahu jalan. 

Kondisi jalan yang sempit dan tingginya volume kendaraan yang keluar dari tol membuat situasi lalu lintas menjadi terhambat dan menimbulkan kemacetan. 

Kasatlantas Polres Cilegon AKP Yusuf Dwi Atmodjo di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu, 27 April 2022, seperti dilansir dari Antara, mengatakan pihaknya juga melakukan rekayasa lalu lintas di ruas jalan menuju Pelabuhan Merak.

Jalan Cikuasa Atas menjadi kantong parkir kendaraan yang akan masuk ke pelabuhan. Sementara Jalan Cikuasa Bawah dijadikan jalur untuk kendaraan yang keluar dari dalam pelabuhan.

"Personel telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas," ungkap Yusuf.

Pada Rabu dini hari, 27 April 2022, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, mulai dipadati pemudik yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera. Jika beberapa hari lalu kepadatan didominasi truk angkutan, hari ini kepadatan Tol Tangerang-Merak didominasi kendaraan pribadi.

TEKNO
Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:37

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill