Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pasar murah minyak goreng curah seharga Rp14 ribu per liter digelar oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di seluruh Indonesia. Tujuan digelarnya pasar murah ini untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat
"Pasar murah minyak curah melibatkan Holding Pangan ID FOOD, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan Rajawali Nusindo," kata Menteri BUMN Erick Thohir di Pandeglang, Kamis 16 Mei 2022, seperti dikutip dari Antara.
Menurut Erick, BUMN hadir untuk menyeimbangkan situasi pasar dengan melakukan intervensi operasi pasar minyak curah.
"Kami meyakini operasi pasar minyak curah itu dapat menstabilkan harga minyak di pasaran," tutur Erick.
Direktur Komersial dan Pengembangan PT PPI Andry Tanundjaja mengatakan pihaknya mendukung pemerintah untuk menggelar pasar murah minyak curah dengan harga Rp14 ribu per liter.
Andry mengatakan, selama ini cadangan minyak goreng cukup melimpah untuk kebutuhan konsumsi nasional, karena Presiden Joko Widodo telah menyetop pasar ekspor.
Ia mengungkapkan, hingga kini PPI telah mendistribsukan minyak curah sebanyak 12 juta liter dalam tiga bulan terakhir. Sedangkan Holding ID FOOD telah mendistribusikan minyak goreng curah 37 juta liter untuk masyarakat.
Selain minyak curah murah BUMN itu juga telah menyalurkan lebih dari 25 ribu paket pangan murah selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
Dia menambahkan, distribusi minyak curah murah untuk Indonesia Timur sudah berada di Pelabuhan Kupang, sehingga pasok minyak goreng relatif aman.
"Kami berkomitmen untuk membantu pemerintah untuk penyediaan minyak goreng dengan harga murah dan terjangkau ekonomi masyarakat," terang Andry.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tangerang mendesak agar pemerintah daerah (Pemda) dapat membuat regulasi terkait pencegahan LGBT.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews