Connect With Us

Kolaborasi Ponpes La Tansa dan SGG Institut Wujudkan Santri Goes To Global

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 25 Oktober 2022 | 10:57

Pondok Pesantren La Tansa dan SGG Institut menggelar bincang literasi bertemakan “Milenial Generation In The Industrial Revolution 4.0” dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2022. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pondok Pesantren La Tansa berupaya menjawab tantangan melahirkan santri yang memiliki daya saing secara global agar dapat menghadapi era industri 4.0.

Bersama SGG Institut, pondok pesantren yang berdomisi di Lebak, Banten ini menggelar bincang literasi bertemakan “Milenial Generation In The Industrial Revolution 4.0” dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2022.

Founder Santri Goes Global (SGG) Institut, Abdul Hakim menjelaskan, SGG Institut merupakan lembaga yang bergerak untuk mewadahi proses-proses pengenalan, persiapan, penguatan pembelajaran dan kapasitas akademik agar para santri dapat memilki prospektus karir dan akademik yang berorientasikan global.

Baca juga: Peringatan Hari Santri 2022 di Kabupaten Tangerang Jadi Momen Mengenang Perjuangan Santri

“SGG Institut ini didirikan oleh sejumlah aktivis dan akademisi alumni pesantren yang ingin berkontribusi pada pesantren terutama membangun orientasi santri di tingkat nasional dan daerah untuk aktif berpartisipasi di dunia akademik dan karir yang berskala global," ujar Abdul Hakim dalam keterangannya, Selasa, 22 Oktober 2022.

Kegiatan yang digelar dua hari lalu ini menghadirkan narasumber alumni pesantren dengan beragam profesi mulai dari aktivis NGO internasional, aktivis literasi, dan pendidikan, serta profesional di bidang industri yang telah mengenyam pendidikan di kampus terkemuka di dunia.

Baca juga: Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Madrasah Ibtidaiyah Al Husna Gembor Tangerang Miliki Ratusan Murid

Menurut Abdul Hakim, momentum globalisasi dan era digital membuat dunia saling terkait, mudah diakses, dan saling berkoneksi satu sama lainnya. 

“Diharapkan ke depan ada inisiatif khusus yang dikembangkan di Pesantren La Tansa dan pesantren lainnya yang menjadi mitra SGG Institut untuk menyiapkan tahapan-tahapan yang diperlukan agar visi santri goes global ini bisa direalisasikan,” katanya.

Alumni Heidelberg University yang juga alumni Pondok Pesantren La Tansa, Muhammad Saman mengatakan di era global saat ini persaingan semakin ketat, maka sudah sepatutnya para santri lebih percaya diri, berani dan gigih dalam bersaing dengan para kompetitor diluar sana.

Lihat juga: Puluhan Ribu Santri 'Tumpah Ruah' di Jalanan Kota Tangerang

“Santri ini unik, di mana saat mereka keluar dari pesantrennya sudah membawa nilai plus yang tidak dimiliki oleh para lulusan dari institusi pendidikan lainnya. Tiga nilai plus yaitu kemandirian, keagamaan, dan keterampilan menjadi modal penting bagi santri untuk bersaing didunia luar,” ucap Saman.

Pimpinan Pondok Pesantren La Tansa KH Adrian Mafatihullah Kariem menegaskan, bahwa santri dipersiapkan agar dapat menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Pendidikan di pesantren selain memuat kurikulum intelektual dan pengetahuan juga memuat nilai-nilai kehidupan.

“Santri dibentuk oleh pendidikan pesantren untuk menjadi pemimpin yang tangguh dan berkarakter. Selain itu agar dapat memiliki daya saing secara global, santri harus diarahkan agar kreatif, inovatif dan produktif,” ucapnya.

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

KAB. TANGERANG
Sering Jadi Bahan Candaan, Ternyata Ini Asal-usul Nama Kelurahan Bencongan Kabupaten Tangerang

Sering Jadi Bahan Candaan, Ternyata Ini Asal-usul Nama Kelurahan Bencongan Kabupaten Tangerang

Kamis, 6 Agustus 2026 | 09:49

Nama Kelurahan Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, kerap memancing perhatian karena dianggap unik.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill