Connect With Us

Wali Kota Tangerang Ajak Santri Plesiran Naik Bus Jawara

Redaksi | Kamis, 22 September 2022 | 23:58

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memberikan sambutan dalam acara pertemuan koordinasi Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KtP/A) Tahun 2022 di Aula Gedung MUI Kota Tangerang, Rabu, 21 September 2022. (Humas Pemkot Tangerang / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang bersama jajaran Forkopimda Kota Tangerang sepakat untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan pondok pesantren yang ada di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan penyebab terjadinya tindak kekerasan yang terjadi baik di lingkungan sekolah umum maupun pondok pesantren disinyalir disebabkan karena tingkat stres baik dari tenaga pendidik ataupun santri di pondok pesantren.

"Dan stres itu muncul karena jenuh, dan obatnya kalau kata anak jaman sekarang mah healing. Kita punya Bus Jawara kalau mau keliling wisata di Kota Tangerang, gratis," ujar Arief dalam acara pertemuan koordinasi Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KtP/A) Tahun 2022 di Aula Gedung MUI Kota Tangerang, Rabu, 21 September 2022.

Arief menjelaskan pemkot siap untuk memfasilitasi kebutuhan pondok pesantren yang ada di Kota Tangerang demi terciptanya kondisi lingkungan pondok pesantren yang aman dan  nyaman hingga terbentuknya generasi yang berakhlakul karimah.

"Termasuk layanan kesehatan di pondok, kalau perlu petugas Puskesmas yang datang ke pondok. Tinggal kirim surat ke dinas yang diperlukan, nanti akan difasilitasi," terang Wali Kota.

Sebagai informasi, acara pertemuan koordinasi yang mengusung agenda Pembinaan dan Pengembangan Pada Sekolah Yang Berbasis Keagamaan turut pula dihadiri oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Zain Dwi Nugroho, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Erich Folanda selaku narasumber.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

TANGSEL
Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:16

Berulangnya insiden perundungan yang menimpa pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memicu keprihatinan serius dari jajaran DPR RI.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill