Connect With Us

Putri Wapres Panen Kenaf di Banten Dorong Produk Diekspor

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 2 November 2022 | 19:02

Ketua Umum Perhimpunan Saudagar Muslimah Indonesia (Persami) Siti Nur Azizah saat ikut memanen tanaman Kenaf di Serang, Banten. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Umum Perhimpunan Saudagar Muslimah Indonesia (Persami) Siti Nur Azizah mendorong produk tanaman Kenaf di Banten untuk diekspor.

Putri Wakil Presiden (Wapres) ini mengatakan, pihaknya telah melakukan panen perdana tanaman Kenaf di lahan seluas 30 hektare di Ciomas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, beberapa waktu lalu. 

Menurutnya, seluruh panen perdana tanaman Kenaf hasil kerja sama dengan DSI tersebut akan dieskpor ke Korea Selatan (Korsel), sebagai bahan baku serat bagi berbagai kebutuhan industri

"Kita menanam kenaf yang banyak serat, artinya kita sedang menanam banyak substansi. Substansi yang tidak boleh ketinggalan adalah substansi kesejahteraan bagi rakyat," katanya, Rabu, 2 November 2022.

Azizah menjelaskan, pihaknya terus mendorong industri serat yang baik di Indonesia. Hal ini merupakan salah satu konsentrasi Persami, sebagai upaya memberikan kesejahteraan bagi rakyat. 

Adapun dalam rangka membangun industri serat, katanya, Persami telah merumuskan program bernama SERATUS (Serat untuk Sejahtera).

"Alasan diberi nama SERATUS, karena sebagai angka yang sempurna. Jadi, melalui serat ini, Persami ingin membuat karya bagi bangsa secara sempurna," jelasnya.

Ia menambahkan, Banten memiliki potensi lahan pertanian yang luas, maka jangkauannya juga pelu diperluas untuk kesejahteraan.

Baca juga: Transaksi Kota Tangerang di TEI 2022 Capai Rp192 Juta, Ini Kontrak dan Potensi Ekspornya

Dengan potensi lahan pertanian yang begitu luas, lanjutnya, Banten seharusnya bisa menjadi tuan rumah bagi kejayaan serat Indonesia. 

"Mungkin kita perlu membangun wisata serat rakyat agar Banten menjadi benteng serat nasional," imbuhnya.

Ia meyakini, serat adalah satu pintu untuk peningkatan kesejahteraan Indonesia, khususnya masyarakat Banten.

Lihat juga: Incar Pasar Ekspor, Produk UMKM Persami Unjuk Gigi di Pameran Arsitek Haji dan Umrah

"Semoga dengan kerja sama dan kolaborasi ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan juga menambah nilai ekspor tanah air," pungkasnya.

Sebagai informasi, tanaman Kenaf adalah tanaman semusim menghasilkan serat alam dan berbentuk tumbuhan semak, yang tingginya mencapai tiga meter.

Baca juga: Libatkan 123 UMKM Kota Tangerang di Pesta Rakyat Simpedes 2022, BRI Konsisten Dukung Pemberdayaan

Tanaman ini memiliki nama latin Hibiscus cannabinus. Penampakan tanaman kenaf ini panjang dengan warna hijau pada batang dan daun, batangnya memiliki duri yang cukup tajam, pipih, silindris dan tidak bercabang.

Tanaman yang sudah mulai dikembangkan sejak tahun 1980-an ini memiliki keunggulan yaitu toleransi pada kondisi musim kering, genangan air dan tahan terhadap kadar garam yang tinggi sehingga tanaman kenaf baik untuk dibudidayakan sebagai hijauan di daerah yang memiliki iklim kurang baik.

KAB. TANGERANG
Mensos Upayakan 300 Ribu Lansia Menerima MBG

Mensos Upayakan 300 Ribu Lansia Menerima MBG

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:32

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul berencana membuat 300 ribu warga lanjut usia (lansia) akan menjadi penerima manfaat makan bergizi gratis (MBG).

HIBURAN
Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15

Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill