Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 28 Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Tangerang panen raya sayuran pakcoy dan selada, Rabu 6 Juli 2022.
Adapun enam KWT di antaranya, telah melakukan pemanenan sebanyak 136,3 KG sayuran yang dijual kepada masyarakat sekitar.
“Ada 28 KWT yang sudah melakukan hidroponik, setelah ini harusnya semua bisa mengadaptasi,” ungkap Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di KWT Germas Implan Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung.
Arief menyampaikan, budidaya hidroponik di lingkungan KWT perlu dikembangkan lagi khususnya kepada masyarakat luas, agar kebiasaan urban farming ini bisa dilakukan di rumah masing-masing.
“Bertani itu sekarang semakin keren, caranya sudah mudah, asal ada kemauan. Lingkungan kita sehat, tanaman kita subur, hidup kita juga jadi sehat karena bisa mengkonsumsi tumbuhan sayuran yang sehat hasil budidaya sendiri,” katanya.
Arief berharap berbagai hasil tani yang dipanen bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan menjadi nilai lebih bagi peningkatan ekonomi anggota KWT serta lingkungan sekitar.
“Semoga kerja sama dengan pasar lingkungan, restoran atau retail supermarket yang sudah terjalin ini bisa terus berkelanjutan dan membawa nilai tambah bagi ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews