Connect With Us

Kelompok Wanita Tani di Kota Tangerang Panen Pakcoy dan Selada Hidroponik

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 6 Juli 2022 | 16:12

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah panen sayur selada yang ditanam Kelompok Wanita Tani. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 28 Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Tangerang panen raya sayuran pakcoy dan selada, Rabu 6 Juli 2022.

Adapun enam KWT di antaranya, telah melakukan pemanenan sebanyak 136,3 KG sayuran yang dijual kepada masyarakat sekitar.

“Ada 28 KWT yang sudah melakukan hidroponik, setelah ini harusnya semua bisa mengadaptasi,” ungkap Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di KWT Germas Implan Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung.

Arief menyampaikan, budidaya hidroponik di lingkungan KWT perlu dikembangkan lagi khususnya kepada masyarakat luas, agar kebiasaan urban farming ini bisa dilakukan di rumah masing-masing.

“Bertani itu sekarang semakin keren, caranya sudah mudah, asal ada kemauan. Lingkungan kita sehat, tanaman kita subur, hidup kita juga jadi sehat karena bisa mengkonsumsi tumbuhan sayuran yang sehat hasil budidaya sendiri,” katanya.

Arief berharap berbagai hasil tani yang dipanen bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan menjadi nilai lebih bagi peningkatan ekonomi anggota KWT serta lingkungan sekitar. 

“Semoga kerja sama dengan pasar lingkungan, restoran atau retail supermarket yang sudah terjalin ini bisa terus berkelanjutan dan membawa nilai tambah bagi ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill