Connect With Us

3 Pabrik Besar di Banten Pindah ke Jateng Karena Upah, Segini Beda UMP-nya

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 13 November 2022 | 13:38

Ilustrasi Penerapan Upah Minimum Kota (UMK). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tiga pabrik besar di Provinsi Banten yang menyerap tenaga kerja puluhan ribu orang disebut akan hengkang ke wilayah Jawa Tengah (Jateng) tahun depan.

Ketiga perusahaan itu yakni PT Nikomas Gemilang yang akan pindah ke Pekalongan, PT KMK Global Sport pindah ke Salatiga dan Temanggung, serta PT Parkland World Indonesia (PWI) pindah ke Pati. Ketiganya merupakan perusahaan alas kaki atau sepatu.

Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri menyebut alasan utama perusahaan alas kaki mulai hengkang ke Jateng lantaran upah yang lebih murah.

"Relokasi ini sudah berlangsung cukup lama. Alasan utama relokasi kan karena angka kenaikan upah yang sangat tinggi tiap tahunnya," kata Firman dikutip dari Cnnindonesia.com, Minggu 13 November 2022.

Menurut Firman perusahaan memilih pindah ke Jateng karena upah minimum (UMP) di wilayah tersebut paling murah se-Indonesia.

UMP Banten dan Jateng memang memiliki perbedaan yang terbilang cukup jauh. Pada tahun 2022, sesuai Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 561/kep.280-huk/2021. UMP Banten sebesar Rp2.501.203.

Kemudian dari keputusan tersebut pun disebutkan bahwa Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Banten 2022 tertinggi ada di Kota Cilegon dengan nilai sebesar Rp4.430.254.

Lalu upah tersebut disusul Kota Tangerang dengan besaran upah Rp4.285.789,90, dan Kota Tangerang Selatan sebesar Rp4.280.214,51. Sedangkan, UMK Banten 2022 terendah yakni di Kabupaten Lebak sebesar Rp2.773.590,40.

Sementara itu, berbeda dengan Jateng pada tahun 2022 UMP-nya hanya sebesar Rp1.813.011. Tentunya ini berada jauh di bawah UMK di Kabupaten Lebak, Banten.

Selain itu, UMK tertinggi di Jateng pada 2022 adalah Kota Semarang dengan nilai sebesar Rp2.835.021, disusul Kabupaten Demak sebesar Rp2.513.005, dan Kabupaten Kendal sebesar Rp2.340.312. UMK Kabupaten Banjarnegara tahun 2022 menjadi yang terendah di Jawa Tengah dengan nominal sebesar Rp1.819.835.

Kota Pekalongan yang menjadi lokasi baru dari PT Nikomas Gemilang, UMK pada tahun 2022 sebesar Rp2.156.213.

Kemudian, PT KMK Global Sport yang menetapkan lokasi barunya di Kota Salatiga dan Kabupaten Temanggung, UMK-nya masing-masing sebesar Rp2.128.523 dan Rp1,887.832.

Disusul, PT PWI I dan II dengan UMK sebesar Rp1.968.339. di Kabupaten Pati pada 2022.

Hengkangnya tiga perusahaan besar tersebut akan berdampak pada peningkatan jumlah pengangguran. Tak hanya itu, efek domino besar pun akan mulai terasa di ujung barat Pulau Jawa, seperti banyaknya warung hingga kosan yang tutup.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Selasa, 8 September 2026 | 22:15

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.

NASIONAL
Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Edukasi Energi

Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Edukasi Energi

Selasa, 8 September 2026 | 08:20

Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill