Connect With Us

UMP Banten Tahun 2024 Ditetapkan Naik 2,5 Persen Jadi Rp2,7 Juta

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 21 November 2023 | 22:19

Ilustrasi gaji. (Fahrul Dwi Putra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Upah Minimum Provinsi (UMP) Banten telah ditetapkan oleh pemerintah provinsi setempat naik sekitar 2,5 persen menjadi sekitar Rp 2.727.812,11. Jumlah tersebut naik sebesar Rp66.532 dari UMP 2023 lalu. 

UMP Banten tahun 2024 ditetapkan melalui surat keputusan Gubernur nomor 561/Kep.287-Huk/2023 yang ditanda tangani Pj Gubernur Banten Al Muktabar, pada Selasa 21 November 2023.

Kepala Bidang Hubungan Industri dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja pada Disnakertrans Provinsi Banten Muhamad Taqwim menjelaskan besaran UMP tersebut ditentukan berdasarkan saran dewan pengupahan Provinsi Banten.

"Saran dan pertimbangan dari dewan pengupahan disampaikan ke Gubernur Banten sehingga ditetapkan sebesar 2,5 persen," ujarnya.

Taqwim menjelaskan rumusan besaran UMP Banten Tahun 2024, yakni UMP 2023 (Rp2.661.280,11) + {Inflasi (2,04 persen) + PE x a (4,60 persen x 0,10) x UMP 2023}.

Berdasarkan rumusan tersbut, disimpulkan besaran UMP 2023 Rp2.661.280,11 + nilai kenaikan UMP 2024 sebesar Rp66.532, sehingga hasilnya besaran UMP Banten 2024 menjadi Rp 2.727.812,11.

KAB. TANGERANG
Ini Pesan Terakhir Pilot Pesawat ATR 42-500 kepada Istri

Ini Pesan Terakhir Pilot Pesawat ATR 42-500 kepada Istri

Senin, 19 Januari 2026 | 19:50

Pihak keluarga berharap Captain Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 dapat kembali dengan selamat dari insiden jatuhnya pesawat tersebut.

NASIONAL
Ini Bacaan Doa Mustajab di Malam 27 Rajab Isra Mi'raj 

Ini Bacaan Doa Mustajab di Malam 27 Rajab Isra Mi'raj 

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:36

Di antara amalan yang dianjurkan pada bukan Rajab, khususnya bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj, adalah memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill