Connect With Us

Risau Gaji UMR Sulit Hidup di Tangerang, Simak 3 Tips Hemat Berikut Ini

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 11 November 2022 | 13:28

Ilustrasi perkotaan. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com–Tangerang sebagai salah satu kota yang dekat dengan Ibukota Jakarta memiliki kondisi yang hampir serupa terutama dalam kebutuhan hidup yang kian mahal.

Tidak stabilnya harga sembako, ongkos bahan bakar minyak (BBM) yang naik, dan biaya transportasi melambung menjadi deretan faktor yang membuat biaya hidup makin mahal, belum lagi ancaman resesi 2023 sudah di depan mata.

Untuk menghadapi segala kemungkinan di masa depan perlu menabung. Namun, meski dengan gaji UMR Tangerang yang berada di kisaran 4 jutaan dengan biaya hidup yang tinggi terasa sulit untuk menyisihkan sedikit uang untuk ditabung.

Oleh karena itu, untuk hidup di kota Metropolitan perlu menghemat, meski tidak mudah tetapi jika dilakukan justru akan sengsara di kemudian hari.

Lalu, apakah bisa menghemat keuangan mengingat ongkos biaya hidup di Tangerang yang tinggi? Tentu saja bisa, berikut adalah tipsnya seperti dilansir dari cnbcindonesia.com, Jumat 11 November 2022.

Mencatat pengeluaran

Langkah pertama adalah melakukan pencatatan terhadap pengeluaran sehari-hari, hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa konsumtif diri atau aliran uang sehingga bisa menentuka strategi penghematan.

Catat setiap pengeluaran mulai dari yang besar seperti membayar cicilan rumah atau bayar sewa, hingga pengeluaran kecil seperti sekadar jajan di warung, lalu kelompokkan pengeluaran tersebut ke berbagai pos-pos.

Menyelidiki aliran keuangan

Setelah mengelompokkan pengeluaran ke pos-pos tersendiri, kemudian lakukan penyelidikan dengan cara memetakan pengeluaran ke pos-pos seperti pengeluaran pribadi (biaya makan, biaya sewa tempat tinggal, pulsa dan internet, bensin atau transportasi, dan kebutuhan lainnya).

Kemudian pos hiburan seperti hangout, nongkrong, nonton, hingga traveling. Selanjutnya pos utang yang idealnya 20%-30% dari total pengeluaran.

Jangan lupa untuk menyiapkan pos-pos seperti dana darurat, tabungan, investasi, dan sosial. Ini untuk memenuhi kebutuhan di masa depan dan akhirat.

Mengatur ulang

Setelah mengetahui pemetaan pengeluaran, kemudian atur ulang agar pos tabungan dapat terpenuhi. Prioritaskan kebutuhan penting dan rutin seperti biaya transportasi, makan, uang sewa rumah atau kos, dan kuota. Kurangi pengeluaran yang bersifat tidak begitu penting seperti menonton di bioskop, belanja, nongkrong, staycation atau kebiasaan hiburan lainnya.

Kurangi secara bertahap mulai dari kurangi 20% hingga 30%, akan semakin efektif apabila mampu mencapai 50%.

Mulai biasakan untuk menyesuaikan gaya hidup dengan keadaan agar keuangan pribadi terjaga tetap stabil dan sehat. Misalnya, bila biasanya menghabiskan Rp30 ribu hanya untuk secangkir kopi. Mulailah untuk mencari kedai kopi yang menawarkan harga yang lebih murah, atau bisa dengan menyediaka kopi kemasan yang bisa dibuat sendiri.

manfaatkan transportasi umum yang lebih murah. Hali ini dapat mengurangi pengeluaran biaya bensin dan parkir.

Selain itu, bisa juga dengan memanfaatkan diskon atau reward yang ada. Banyak Perusahaan e-commerce atau food delivery menawarkan diskon yang menarik. Namun, perlu diingat untuk tetap harus menahan diri jangan sampai justru akhirnya menjadi boros karena tergiur diskon.

KAB. TANGERANG
Aliansi Pemuda Pertanyakan Indikator Kabupaten Tangerang Layak Jadi Percontohan Kerukunan Beragama

Aliansi Pemuda Pertanyakan Indikator Kabupaten Tangerang Layak Jadi Percontohan Kerukunan Beragama

Selasa, 6 Oktober 2026 | 20:45

Pernyataan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten yang menilai kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang layak menjadi percontohan nasional menuai kritik keras dari kelompok masyarakat.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

TANGSEL
Oknum Guru Tersangka Pelecehan Siswi Dinonaktifkan, Sekolah ICM Serpong Perketat Pengawasan

Oknum Guru Tersangka Pelecehan Siswi Dinonaktifkan, Sekolah ICM Serpong Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 | 20:40

Pihak Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengambil langkah tegas terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap siswi yang melibatkan salah satu oknum tenaga pengajarnya berinisial NA, 49.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill