Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Desa (Kades) Kosambi Timur, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Hasanudin, memiliki niat baik dan mulia.
Ia menggunakan uang gaji bulanannya untuk memberangkatkan puluhan guru ngaji umrah.
Keberangkatan tersebut dia lakukan rutin pertahun. Sampai saat ini, setidaknya sudah 27 orang guru agama dia berangkatkan ke tanah suci.
"Di desa saya ada 60 orang guru mengaji. Dan sudah diberangkatkan sebagiannya," ujar Hasanudin, Jumat, 21 Oktober 2022.
Menurutnya, pemberangkatan guru mengaji umrah ini dilakukan sejak tahun 2013 lalu.
Dirinya juga menggunakan uang dari hasil gajinya bertugas sebagai kades ditambah dengan uang pribadinya sebagai pengusaha untuk memberangkatkan mereka.
“Biayanya dari uang gaji saya. Jadi, gini gaji saya Rp4 juta per bulan selama 12 bulan, berarti Rp48 juta, Jadi, uang itu yang saya pakai untuk memberangkatkan umrah gratis," ungkapnya.
Baca juga: Biaya Haji Jalur Khusus Melonjak, Perserta Mulai Diberangkatkan
"Dulu biaya umrah Rp25 juta. Sekarang ini jika biaya umrah per orang Rp32 juta. Nanti sisanya saya tambahkan lagi semua dari kantong pribadi saya,” imbuh Hasanudin.
Ia mengaku awalnya istri dan anaknya kaget dengan pola kepemimpinan yang dijalankan selama menjadi kades.
Namun, lambat keluarganya akhirnya mengerti dan malah lebih bersemangat untuk membantu masyarakat.
"Istri dan anak-anak saya, saya latih bagaimana menumbuhkan kepedulian sesama. Saya melatih keluarga melalui perbuatan, bukan dengan kata-kata. Saat saya berbuat untuk masyarakat, saya ajak anak dan istri saya," tuturnya.
Hasanudin berharap seluruh guru ngaji di desanya berjumlah 60 orang bisa ia berangkatkan ibadah umrah.
"Guru mengaji ini yang harusnya dirangkul. Ulama dan umaro harusnya bergandeng tangan. Harapan saya sederhana saja. Setelah pulang ke tanah air, para guru mengaji ini dapat semakin lebih baik lagi dalam mendidik murid-muridnya terutama dalam bidang agama," pungkasnya.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGAsthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.
Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews