Connect With Us

Simak 4 Tips Aman dan Langkah Antisipasi Kelistrikan saat Musim Hujan

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 6 Januari 2024 | 02:34

PT PLN UID Banten melaksanakan apel siaga menghadapi cuaca ekstrem 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Awal tahun 2024 dibuka dengan meningkatnya intensitas curah hujan tinggi hingga lebat di wilayah Provinsi Banten.

Untuk itu, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten membagikan sejumlah tips dan langkah antisipasi selama menghadapi cuaca ekstrem.

1. Waspadai Aktivitas di Sekitar Jaringan Listrik

Hindari melakukan aktivitas di sekitar jaringan listrik PLN ketika hujan turun. Perlu diingat bawah keselamatan merupakan prioritas utama.

2. Berada di Ruang Tertutup saat Hujan Deras

Pastikan berada di ruang tertutup jika hujan deras terjadi. Ini membantu mengurangi risiko kecelakaan terkait listrik.

3. Matikan Aliran Listrik Jika Terjadi Banjir

Jika air mulai memasuki rumah akibat hujan deras, matikan aliran listrik dari kWh meter. 

Tekan meter circuit breaker (MCB) ke arah bawah, cabut colokan listrik, dan angkat alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi.

4. Informasikan Potensi Bahaya

Laporkan potensi bahaya listrik atau gangguan melalui aplikasi PLN Mobile. Laporan dan informasi dari masyarakat sangat berharga bagi PLN dalam mengatasi potensi risiko.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis mengatakan, pihaknya akan terus berupaya memberikan pelayanan optimal dan pasokan listrik andal, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan.  

Misalnya saja, jika terjadi banjir petugas PLN akan segera memadamkan aliran listrik di wilayah terdampak guna menghindari potensi bahaya lainnya. 

"Selalu berhati-hati dan tetap waspada akan bahaya listrik saat memasuki musim penghujan atau cuaca ekstrem," pungkasnya.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill