Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com- Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) menyebut kenaikan harga komoditas pangan seperti cabai dan tomat dapat teratasi jika masyarakat mau menanam secara mandiri di rumah masing-masing.
Hal itu dikatakan Jokowi saat meninjau Gudang Beras Bulog (GBB) Umbul Tengah Sub Divre Serang di Jalan Raya Cilegon KM 3,5 Drangong, Kota Serang, Senin, 8 Januari 2024.
"Cabai dan tomat itu bisa tanam sendiri. Tanam itu gampang banget di rumah masing-masing," kata Jokowi.
Menurut Jokowi, kenaikan harga cabai dan tomat diakibatkan kelangkaan yang ditimbulkan dari perubahan musim. Untuk itu, ia meminta agar masyarakat menanam sendiri di pekarangan rumahnya masing-masing.
Terlebih, lanjut Jokowi, masyarakat cukup menggunakan teknik budidaya tanaman pot (tabulampot) tanpa harus lahan yang besar dalam menanam cabai atau tomat.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga memberikan bantuan sosial (bansos) kepada seribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) debgan masing-masing 10 kilogram beras setiap bulan selama periode Januari hingga Maret 2024.
"Nanti kita turunkan lagi apabila Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memungkinkan. Kita akan dilanjutkan," tukasnya.
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGKota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menabuh genderang kesiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten.
Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews