Connect With Us

Harga Melonjak, Warga Sukamulya Tangerang Tanam Cabai di Pekarangan Rumah

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 3 Januari 2024 | 17:50

Kegiatan Gerakan Tanaman Pangan Cepat Panen (Gercep) bersama BPP Kaliasin dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Selasa, 2 Januari 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Melonjaknya harga cabai akhirnya mendorong warga di Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang menanam cabai secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing.

Menanam cabai tersebut merupakan bagian dari kegiatan Gerakan Tanaman Pangan Cepat Panen (Gercep) bersama BPP Kaliasin dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang.

Tak hanya itu, surat edaran Bupati Tangerang nomor B/500.6.1/5205/XI/DPKP/2023, juga telah menginstruksikan setiap elemen pemerintah daerah dan masyarakat harus berpartisipasi dalam program Gercep sebagai bentuk pengendalian inflasi di Kabupaten Tangerang.

Camat Sukamulya Asep Nurman Jaenudin mengatakan, inflasi yang menyebabkan harga-harga bahan pokok melonjak tinggi memang telah menjadi permasalahan tahunan, sehingga dengan adanya penanaman cabai di rumah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan menekan laju inflasi.

Lebih lanjut, Asep menuturkan akan terus menggalakkan kegiatan penanaman cabai ini. Untuk tahap awal, pihaknya menyebar sebanyak 500 bibit pohon cabai di lokasi KWT pada Selasa, 2 Januari 2024.

Nantinya, selain cabai juga direncanakan penanaman tanaman-tanaman lainnya guna menopang kebutuhan pangan masyarakat di Kecamatan Sukamulya.

"Ke depannya akan ada kegiatan Gercep lagi dan nanti tim KWT yang akan mengatur dan merawat tanaman tersebut di setiap lokasinya masing-masing," bebernya.

Asep mengimbau agar masyarakat merawat dan menjaga tanaman cabai tersebut dengan baik hingga panen.

"Saya berharap, tanaman ini dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan buah cabai yang banyak," tutupnya.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill