Connect With Us

Gimik Gibran Dianggap Berlebihan, Pendukung di Banten Sebut Itu Gaya Anak Muda

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 24 Januari 2024 | 14:03

Sekjen Aliansi Masyarakat Pemuda Pendukung Prabowo-Gibran (AMP PPG) Provinsi Banten Andi Pangeran. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aliansi Masyarakat Pemuda Pendukung Prabowo-Gibran (AMP PPG) Provinsi Banten menanggapi terkait gimik calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka saat debat keempat Pilpres 2024, pada Minggu 21 Januari 2024, lalu.

Sekjen AMP PPG Banten Andi Pangeran mengatakan gimik tersebut tidak berlebihan seperti yang dianggap sejumlah pihak. Justru itu merupakan gaya anak muda kekinian.

"Mohon maaf, kemarin ada Gibran sambil lirik-lirik gitu yah, hampir semua orang mengatakan itu gimik terlalu berlebih-lebihan. Itu responnya agak lebay. Menurut saya itu bukan berlebihan, itu lah anak muda jaman sekarang," ujarnya di Tangerang, Selasa 23 Januari 2024.

Andi menegaskan terkait sikap Gibran usai debat yang mencium tangan ke Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar. Hal itu merupakan cerminan demokrasi. Namun sayangnya malah tidak disorot.

"Perlu diingat setelah debat selesai, Gibran cium tangan ke semua. Artinya ini apa, demokrasi yang kita bangun seperti itulah kita berdebat. Kita pernah belajar berdebat seperti Muhammad Yamin dengan Mohammad Hatta. Setelah sidang paripurna mereka tetap merokok bareng, tetep cerita lagi," jelasnya.

Andi pun berharap semua pihak bersikap demikian. Meski saat perdebatan sempat bersitegang, hamun hal itu selesai di forum debat.

"Kalau setelah selesai debat ya sudah. Nah inilah yang dicerminkan oleh Gibran," ungkapnya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

BANDARA
Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 3 April 2026 | 21:18

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong brand lokal berbasis Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual agar mampu bersaing di panggung global.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill