Connect With Us

Pemprov Banten Siap Bangun Kantor Penghubung Daerah Sesuaikan dengan Konsep IKN

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 15 Maret 2024 | 22:19

Pj Gubernur Banten Al Muktabar menghadiri Rakornas IKN di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Kamis 14 Maret 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengaku konsep Ibu Kota Nusantara (IKN) sangat luar biasa, baik berupa visi pembentukan, struktur dan dekorasi bangunan yang detail dengan dekorasi kekayaan Indonesia.

Hal itu ia katakan usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) IKN di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Kamis 14 Maret 2024. Rakornas ini diikuti oleh seluruh Kepala Daerah se-Indonesia beserta Kementerian/Lembaga.

"Beberapa disampaikan terhadap visi IKN ini konsepnya luar biasa dan detail dengan ke Indonesianya. Tadi juga dipaparkan 80 persen merupakan kawasan hijau serta penyiapan-penyiapan lingkungan yang flora faunanya dinamis dan kaya," ucapnya.

Dikatakan Al Muktabar, pada prinsipnya Pemprov Banten sudah sangat siap berkolaborasi dan mendukung penuh IKN. Salah satunya melalui pembentukan Kantor/Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten, dengan mengedepankan konsep lingkungan dan kawasan hijau yang dinamis.

"Kita nanti ada konsep Kantor/Badan Penghubung Daerah untuk mendukung IKN. Begitu juga langkah bersama dengan delapan Kabupaten dan Kota," ungkapnya.

Urutan kontribusi dan kolaborasinya, menurut AL Muktabar, setelah IKN benar-benar efektif secara fungsional, Pemprov Banten akan menyesuaikan kondisi keadaan terkini melalui kebijakan-kebijakan dan langkah strategis, untuk memenuhi kebutuhan Pemprov di IKN.

"Pengembangan terakhirnya IKN efektif secara fungsional, tentu kita akan menyesuaikan kondisi-kondisi kekinian keadaan itu. Kita akan lakukan kebijakan-kebijakan sesuai dengan kebutuhan Pemprov Banten," sambungnya.

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan kolaborasi dan sinergi antar lembaga merupakan kunci keberhasilan, untuk mewujudkan peradaban baru yang berdampak positif bagi kemajuan bangsa Indonesia. 

Sebagai mana Presiden RI Joko Widodo menyampaikan dalam berbagai forum bahwa membangun IKN bukanlah sekedar membangun infrastruktur dan gedung-gedung fasilitas pemerintah semata. 

Namun, membangun IKN merupakan langkah transformasi untuk membuat peradaban baru dengan memperkenalkan budaya kerja baru, mindset baru dan sebuah basis ekonomi baru untuk Indonesia. 

"Pembangunan IKN merupakan upaya pemerintah untuk mengusung pembangunan ekonomi yang inklusif, dengan menyebarluaskan magnet pertumbuhan ekonomi baru sehingga tidak hanya bertumpu di Pulau Jawa," ungkapnya.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill