Connect With Us

Koalisi Besar Pendukung Andra-Dimyati di Pilgub Banten Dinilai Ancaman Besar Bagi Airin

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 23 Juli 2024 | 17:31

Ilustrasi pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah dan Airin Rachmi Diany. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pilgub Banten 2024 kian menarik perhatian publik dengan dinamika yang terus berkembang. Gunawan Raharjo, Praktisi Komunikasi Kota Tangerang memberikan pandangannya mengenai situasi terkini dalam Pilgub Banten ini. 

"Secara umum, Pilgub Banten ini sangat seru dan menarik karena banyak perubahan yang terjadi di luar prediksi kita semua," ungkapnya, Selasa 23 Juli 2024.

Menurut pria yang akrab di sapa Mas Gun ini, seorang awalnya banyak yang memprediksi bahwa Airin Rachmi Diany mampu membangun koalisi besar berkat dukungan dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan partainya.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan perubahan signifikan. Koalisi besar telah terbentuk di luar prediksi banyak pihak dan media.

"Pada tanggal 19 Juli 2024, Partai Demokrat secara resmi memberikan surat rekomendasi kepada pasangan Andra Soni dan Dimyati Natakusumah. Kini, ada delapan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Banten Maju (KBM), yakni PKS, Gerindra, NasDem, PAN, Demokrat, PPP, PKB, dan PSI," jelasnya.

Berbicara mengenai kekuatan koalisi Andra-Dimyati, ia menilai bahwa koalisi ini sangat kuat. Dengan delapan partai besar yang sudah tergabung, mereka telah memenuhi indikator 25% yang harus dipenuhi oleh pasangan calon sesuai dengan PKPU.

"Koalisi ini bukan hanya sekedar mimpi, tetapi kemenangan yang bisa diraih oleh Andra-Dimyati di Pilgub Banten 2024. Terbentuknya Koalisi Banten Maju memberikan pengaruh luar biasa dan menjadi kejutan, bahwa pasangan Gerindra dan PKS ini mendapatkan banyak dukungan serta rekomendasi partai politik," ujarnya.

Ia menambahkan, partai-partai yang belum mengambil sikap, termasuk partai non parlemen, kemungkinan besar akan bergabung dengan Andra-Dimyati.

Jika Airin tidak segera menyusun strategi khusus, koalisi besar ini bisa menjadi ancaman serius bagi peluangnya.

Berbicara tentang peluang besar, PDIP yang belum memainkan peran menonjol saat ini tampaknya sedang mengadopsi strategi 'silent treatment'.

"PDIP bisa saja berkoalisi dengan Golkar untuk melawan Andra-Dimyati, yang akan sangat mempengaruhi peta politik di Banten," terang Mas Gun.

Ditanya apakah koalisi yang sudah terbentuk akan menggerakkan anggota legislatif sebagai bagian dari mesin partai? Mas gun menegaskan pentingnya peran partai politik.

"Figur politik tidak bisa lebih besar dari partai-partai politik. Mesin partai dan relawan sangat berpengaruh dalam memenangkan calon gubernur dan meningkatkan citra partai koalisi," ujarnya.

Perkembangan Pilgub Banten 2024 ini menunjukkan dinamika politik yang penuh kejutan dan strategi. Koalisi besar seperti Banten Maju menjadi salah satu faktor penentu yang menarik untuk terus diikuti.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill