Connect With Us

Banten Punya Kawasan Industri Halal Modern Seluas 500 Hektare di Cikande

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 4 September 2024 | 15:29

Peluncurkan Kawasan Industri Halal di Cikande, Kota Serang, Banten, Selasa 3 September 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah meluncurkan Kawasan Industri Halal (KIH) Modern Cikande, Kota Serang, Banten. Berdiri di atas lahan sekitar 500 hektar, KIH akan menjadi pusat ekosistem produk halal, terutama dalam hal hilirisasinya.

Peluncurkan dilakukan langsung Wakil Presiden Ma’ruf Amin Wapres Ma’ruf Amin didampingi Pj Gubernur Banten Al Muktabar di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa 3 September 2024.

Ma’ruf Amin mengatakan, Provinsi Banten memiliki potensi besar menjadi pusat industri produk halal.

Kondisi ini didukung dengan penerapan prinsip syariah dan nilai-nilai religius yang mengakar kuat di Provinsi Banten, di mana hal ini bisa menjadi potensi ekonomi yang besar untuk bisa dikembangkan.

“Ditambah lagi infrastruktur ekosistem halal sudah tersedia, bahkan Banten sudah memiliki Kawasan Industri Halal yang menawarkan one stop services dan berbagai keunggulan kompetitif, sehingga diharapkan menarik investasi dalam dan luar negeri,” ujarnya.

KIH dikembangkan tidak hanya untuk pelaku usaha besar, melainkan juga untuk mendukung pemberdayaan pelaku usaha mikro, melalui kemitraan yang dibangun dalam rantai nilai halal.

“Pelaku usaha mikro kecil dan menengah harus didorong untuk menjadi pemasok bahan baku bagi pelaku usaha besar di KIH,” ungkap Ma'ruf.

Sementara itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar optimis industri halal mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi Provinsi Banten.

KIH sejatinya sudah berjalan. Ke depan akan terus dikembangkan, terutama dalam hal segmentasinya.

“1.000 usaha mikro yang kita daftarkan sertifikasi halalnya ini merupakan hulu dan hilirnya nanti akan dipusatkan di KIH. Jadi tata niaga ekspornya bisa tertata dengan baik ke negara-negara tujuan,” ungkapnya.

Al Muktabar menjelaskan, di dalam KIH ini tidak hanya produk pangan, tetapi di dalamnya juga banyak jenis produk halal lainnya yang akan didorong pengembangannya.

Dengan begitu, diharapkan ke depan sektor ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Produk halal ini merupakan satu tatanan ekonomi baru yang tengah banyak dikembangkan oleh berbagai negara di belahan dunia. Banten, dengan kesejarahannya, akan mengambil peran penting untuk itu,” jelasnya.

HIBURAN
Richard Lee Ditahan di Lapas Tangerang, Kasus Dugaan Skincare Ilegal Segera Disidangkan

Richard Lee Ditahan di Lapas Tangerang, Kasus Dugaan Skincare Ilegal Segera Disidangkan

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:56

Dokter kecantikan sekaligus influencer, Richard Lee, resmi menjalani penahanan di Lapas Tangerang Kota setelah berkas perkara yang menjeratnya dinyatakan lengkap atau P21.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill