Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TANGERANGNEWS.com- Mantan Gubernur Banten periode 2012-2014 Rano Karno mengaku telah bekerja keras untuk memajukan Banten saat menjabat. Namun, ia merasa hasil kerjanya kurang mendapat sorotan media.
"Apa kurangnya saya buat Banten, coba?" ujar Rano dikutip dari Kompas.com, Senin, 4 November 2024.
Rano bercerita, pada tahun terakhir jabatannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten, ia sempat menderita Bell's Palsy, yaknk kondisi medis yang membuat salah satu sisi wajahnya lumpuh sementara.
Meskipun dalam kondisi sakit, Rano mengaku tetap memperjuangkan pembangunan Tol Serang-Panimbang. Sebab, proyek tersebut dinilai vital bagi kawasan ekonomi khusus Tanjung Lesung.
"Februari tahun 2014 saya lagi mencong atau Bell's Palsy, sampai Pak Jokowi bilang, 'Kalau Mas sakit, saya batalkan persemiannya'. Saya bilang, 'Jangan Pak, izin, kalau Bapak batalkan, kawasan ekonomi khusus akan dicabut karena sudah batas waktunya'. Akhirnya, saya sambutan enggak bisa lama," kenang Rano.
Rano mengungkapkan, semasa kepemimpinannya, ada 13 proyek strategis nasional di Banten yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Namun, ia merasa bahwa media kurang meliput keberhasilannya, sehingga banyak orang tidak mengetahui upayanya dalam membangun Banten.
"Banten merupakan satu-satunya provinsi yang enggak ada TVRI-nya. Artinya, untuk kita meng-campaign enggak ada," kata Rano.
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TODAY TAGKepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews