Connect With Us

Rano Karno Akui Kurang Disorot Media saat Jadi Gubernur Banten

Fahrul Dwi Putra | Senin, 4 November 2024 | 12:46

Rano Karno. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Mantan Gubernur Banten periode 2012-2014 Rano Karno mengaku telah bekerja keras untuk memajukan Banten saat menjabat. Namun, ia merasa hasil kerjanya kurang mendapat sorotan media.

"Apa kurangnya saya buat Banten, coba?" ujar Rano dikutip dari Kompas.com, Senin, 4 November 2024.

Rano bercerita, pada tahun terakhir jabatannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten, ia sempat menderita Bell's Palsy, yaknk kondisi medis yang membuat salah satu sisi wajahnya lumpuh sementara. 

Meskipun dalam kondisi sakit, Rano mengaku tetap memperjuangkan pembangunan Tol Serang-Panimbang. Sebab, proyek tersebut dinilai vital bagi kawasan ekonomi khusus Tanjung Lesung. 

"Februari tahun 2014 saya lagi mencong atau Bell's Palsy, sampai Pak Jokowi bilang, 'Kalau Mas sakit, saya batalkan persemiannya'. Saya bilang, 'Jangan Pak, izin, kalau Bapak batalkan, kawasan ekonomi khusus akan dicabut karena sudah batas waktunya'. Akhirnya, saya sambutan enggak bisa lama," kenang Rano.

Rano mengungkapkan, semasa kepemimpinannya, ada 13 proyek strategis nasional di Banten yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Namun, ia merasa bahwa media kurang meliput keberhasilannya, sehingga banyak orang tidak mengetahui upayanya dalam membangun Banten. 

"Banten merupakan satu-satunya provinsi yang enggak ada TVRI-nya. Artinya, untuk kita meng-campaign enggak ada," kata Rano.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

NASIONAL
Sidang Isbat Lebaran 2026 Digelar Sore Ini, Kemenag Pantau Hilal di 117 Titik

Sidang Isbat Lebaran 2026 Digelar Sore Ini, Kemenag Pantau Hilal di 117 Titik

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:39

Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri 2026 pada Kamis, 19 Maret 2026, sore.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill