Connect With Us

Ini Alasan Andra Soni-Dimyati Menang Hasil Quick Count dari Airin-Ade di Pilgub Banten 2024

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 29 November 2024 | 10:37

Mantan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama Calon Gubernur Banten nomor urut 02 Andra Soni, saat kampanye di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Jumat 8 November 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com- Hasil hitung cepat dari beberapa lembaga survei menunjukkan pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah unggul sementara dalam Pilgub Banten 2024. 

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 02 ini meraih 57,52% suara berdasarkan quick count yang dirilis oleh Charta Politika, mengungguli pasangan Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi yang memperoleh 42,48%.  

Deputi Direktur Pusat Pengkajian Komunikasi dan Media (P2KM) UIN Jakarta, Dr. Dedi Fahrudin mengatakan kemenangan ini tidak terlepas dari berbagai faktor, salah satunya adalah solidnya dukungan tokoh-tokoh lokal dan ulama, yang menjadi basis suara terbesar bagi pasangan ini.  

Menurutnya, tiap wilayah memiliki tokoh-tokoh berpengaruh masing-masing. Misalnya saja, Ahmed Zaki Iskandar di Kabupaten Tangerang, sementara di Kota Tangerang ada Arief R Wismansyah, dan di Tangsel ada Airin.

Seperti diketahui, mantan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah ikut turun langsung berpartisipasi dalam pemenangan Andra Soni-Dimyati di Kota Tangerang.

Selain dukungan dari tokoh sentral, Dedi menilai keberhasilan Andra-Dimyati juga dipengaruhi oleh program kampanye yang sederhana namun ikonik, seperti jargon Sekolah Gratis. Program ini dinilai mudah dimengerti oleh masyarakat sehingga cepat mendapat respons positif.  

"Sekolah Gratis menjadi program yang simpel dimengerti, dan tidak perlu penjelasan panjang, sehingga mudah diingat oleh masyarakat," kata Dedi dikutip dari Republika, Jumat, 29 November 2024.  

Di sisi lain, tim pemenangan Airin-Ade meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari KPU. 

Ketua Tim Pemenangan Airin-Ade Bahrul Ulum mengungkapkan, pihaknya masih mengumpulkan data dari saksi di 17.000 TPS di seluruh Provinsi Banten.   

Ia juga mengungkapkan adanya dugaan anomali dalam hasil quick count, yang menurutnya berbeda dengan data internal timnya. 

"Ini ada anomali yang kami temukan. Karena berbeda dari daerah lain yang seharusnya selisih di desimal satu persen sesuai margin of error, tapi ini terbalik," tukasnya.

NASIONAL
Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Kamis, 23 April 2026 | 09:24

Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

KOTA TANGERANG
Mau Jadi Terapis Spa dan Pijat Syariah? BAZNAS Kota Tangerang Buka Pelatihan, Bisa Daftar ke Sini

Mau Jadi Terapis Spa dan Pijat Syariah? BAZNAS Kota Tangerang Buka Pelatihan, Bisa Daftar ke Sini

Kamis, 23 April 2026 | 23:00

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang membuka pendaftaran pelatihan terapis spa dan pijat syariah, sebagai upaya memberdayakan masyarakat.

TEKNO
Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Kamis, 23 April 2026 | 22:49

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan kerja sampingan melalui grup Telegram.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill