Connect With Us

Di Atas Rata-rata Nasional, Bapenda Banten Catat Realisasi Bea Balik Nama Capai 79,76 Persen

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 29 November 2024 | 17:01

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bapenda Provinsi Banten, E.A. Deni Hermawan. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com- Di tengah lesunya penjualan kendaraan baru, realisasi bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) di Provinsi Banten justru mencatatkan pencapaian. 

Berdasarkan laporan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, hingga 20 November 2024, realisasi BBNKB telah mencapai 79,76 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan capaian nasional yang baru berkisar antara 63 hingga 65 persen dengan target sebesar 90 persen di akhir tahun.  

"Artinya kita di atas nasional," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Provinsi Banten, EA Deni Hermawan dalam keterangannya, Jumat, 29 November 2024.

Dari target BBNKB Provinsi Banten sebesar Rp2,92 triliun, hingga 20 November 2024 realisasinya telah mencapai Rp2,33 triliun. Meskipun demikian, capaian ini bervariasi di antara 12 UPTD PPD atau Samsat yang ada di wilayah Banten.  

Samsat dengan realisasi terendah adalah Samsat Cilegon, yang baru mencapai 75,39 persen atau Rp89,38 miliar dari target Rp118,55 miliar. 

Berikutnya adalah Samsat Balaraja dengan realisasi 76,90 persen (Rp279,06 miliar dari target Rp362,87 miliar) dan Samsat Serang dengan capaian 76,12 persen (Rp89,92 miliar dari target Rp118,14 miliar).  

Beberapa Samsat lainnya menunjukkan performa yang sedikit lebih baik. Samsat Rangkasbitung berhasil mencapai 79,10 persen (Rp57,31 miliar dari target Rp72,45 miliar), Samsat Ciputat 79,47 persen (Rp342,95 miliar dari target Rp431,56 miliar), dan Samsat Pandeglang 79,5 persen (Rp64,13 miliar dari target Rp80,67 miliar).  

Sementara itu, beberapa Samsat mencatat pencapaian di atas 80 persen. Samsat Ciledug merealisasikan 79,62 persen (Rp267,49 miliar dari target Rp335,96 miliar), Samsat Cikokol 80,31 persen (Rp307,44 miliar dari target Rp382,82 miliar), Samsat Serpong 80,35 persen (Rp283,38 miliar dari target Rp352,66 miliar), dan Samsat Kelapa Dua 82,03 persen (Rp386,18 miliar dari target Rp470,8 miliar). 

Samsat dengan capaian tertinggi adalah Samsat Malingping dengan 82,59 persen (Rp21,66 miliar dari target Rp26,22 miliar) dan Samsat Cikande dengan 83,62 persen (Rp146,29 miliar dari target Rp174,95 miliar).  

Lanjut Deni, target BBNKB tahun ini memang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga evaluasi capaian sebaiknya tidak hanya dilihat dari persentase, tetapi juga dari nominal yang berhasil dikumpulkan. 

"Jadi melihatnya jangan dipersentase capaiannya, tetapi jumlah yang didapatkannya," katanya. (adv)

HIBURAN
Naik Gear Ultima, Liburan Bareng Keluarga Jadi Makin Seru di Ultima Family Picnic  

Naik Gear Ultima, Liburan Bareng Keluarga Jadi Makin Seru di Ultima Family Picnic  

Rabu, 30 September 2026 | 16:27

Liburan bersama keluarga tak selalu harus pergi jauh. Naik motor bersama, menikmati perjalanan, lalu menghabiskan waktu dengan berbagai aktivitas seru ternyata juga bisa menjadi pengalaman yang berkesan.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bantah Segel GKPI Rajeg, Rumah Ibadah Direlokasi ke Tempat Baru

Pemkab Tangerang Bantah Segel GKPI Rajeg, Rumah Ibadah Direlokasi ke Tempat Baru

Rabu, 30 September 2026 | 19:37

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan tidak ada tindakan penyegelan terhadap rumah ibadah Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill