PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun
Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
TANGERANGNEWS.com- Di tengah lesunya penjualan kendaraan baru, realisasi bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) di Provinsi Banten justru mencatatkan pencapaian.
Berdasarkan laporan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, hingga 20 November 2024, realisasi BBNKB telah mencapai 79,76 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan capaian nasional yang baru berkisar antara 63 hingga 65 persen dengan target sebesar 90 persen di akhir tahun.
"Artinya kita di atas nasional," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Provinsi Banten, EA Deni Hermawan dalam keterangannya, Jumat, 29 November 2024.
Dari target BBNKB Provinsi Banten sebesar Rp2,92 triliun, hingga 20 November 2024 realisasinya telah mencapai Rp2,33 triliun. Meskipun demikian, capaian ini bervariasi di antara 12 UPTD PPD atau Samsat yang ada di wilayah Banten.
Samsat dengan realisasi terendah adalah Samsat Cilegon, yang baru mencapai 75,39 persen atau Rp89,38 miliar dari target Rp118,55 miliar.
Berikutnya adalah Samsat Balaraja dengan realisasi 76,90 persen (Rp279,06 miliar dari target Rp362,87 miliar) dan Samsat Serang dengan capaian 76,12 persen (Rp89,92 miliar dari target Rp118,14 miliar).
Beberapa Samsat lainnya menunjukkan performa yang sedikit lebih baik. Samsat Rangkasbitung berhasil mencapai 79,10 persen (Rp57,31 miliar dari target Rp72,45 miliar), Samsat Ciputat 79,47 persen (Rp342,95 miliar dari target Rp431,56 miliar), dan Samsat Pandeglang 79,5 persen (Rp64,13 miliar dari target Rp80,67 miliar).
Sementara itu, beberapa Samsat mencatat pencapaian di atas 80 persen. Samsat Ciledug merealisasikan 79,62 persen (Rp267,49 miliar dari target Rp335,96 miliar), Samsat Cikokol 80,31 persen (Rp307,44 miliar dari target Rp382,82 miliar), Samsat Serpong 80,35 persen (Rp283,38 miliar dari target Rp352,66 miliar), dan Samsat Kelapa Dua 82,03 persen (Rp386,18 miliar dari target Rp470,8 miliar).
Samsat dengan capaian tertinggi adalah Samsat Malingping dengan 82,59 persen (Rp21,66 miliar dari target Rp26,22 miliar) dan Samsat Cikande dengan 83,62 persen (Rp146,29 miliar dari target Rp174,95 miliar).
Lanjut Deni, target BBNKB tahun ini memang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga evaluasi capaian sebaiknya tidak hanya dilihat dari persentase, tetapi juga dari nominal yang berhasil dikumpulkan.
"Jadi melihatnya jangan dipersentase capaiannya, tetapi jumlah yang didapatkannya," katanya. (adv)
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
TODAY TAGKetua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews