Connect With Us

189 Ibu Rumah Tangga di Banten Terpapar HIV, Paling Banyak di Tangerang Raya

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 1 Desember 2024 | 18:38

Ilustrasi HIV/AIDS. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten mencatat adanya kasus penularan human immunodeficiency virus (HIV) baru yang mencapai 2.100 orang, selama periode Januari sampai dengan Oktober 2024.

Mirisnya dari jumlah tersebut, 189 di antaranya merupakan Ibu rumah tangga (IRT).

Diketahui, fenomena IRT yang terpapar HIV ini biasanya akibat tertular dari suaminya yang berhubungan intim dengan pekerja seks komersial (PSK) tanpa pengaman.

"Dari 2.100 orang, 9 persen atau 189 orang korban di antaranya IRT," kata Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Pramudji Hastuti, seperti dilansir IDN Times, Minggu 1 November 2024.

Adapun lokasi IRT yang terinfeksi HIV itu tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten. Namun, jumlah terbanyak berada di daerah Tangerang Raya (Kota, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan) dengan 117 kasus.

Rinciannya yakni Kota Tangerang Selatan ada 16 kasus, Kota Tangerang 38 kasus dan Kabupaten Tangerang 63 kasus.

Kemudian daerah lainnya adalah Kota Cilegon 9 kasus, Kabupaten Lebak 13 kasus, Kabupaten Pandeglang 13 Kasus, Kota Serang 14 kasus, dan Kabupaten Serang 23 kasus.

Menurut Ati, Pemprov Banten telah melakukan langkah-langkah pengobatan dan pencegahan, untuk mengatasi peningkatan jumlah kasus di tahun 2024 ini.

Sejumlah upaya yang dilakukan seperti mendekatkan akses layanan HIV kepada masyarakat. Jadi skrining HIV dapat dilakukan di seluruh puskesmas maupun posyandu di Banten.

"Bekerja sama dengan bidan praktik mandiri, dokter praktik mandiri dan klinik di wilayahnya, serta kolaborasi dengan kader untuk penjangkauan dan promosi kesehatan terkait Pencegahan dan Penularan HIV," katanya.

Selain itu, Pemprov Banten juga menyediakan obat pencegahan penularan HIV bernama PrEP (Pre Exposure Profilaksis), bagi pasangan dari orang dengan HIV (ODHIV) atau yang mempunyai perilaku seks berisiko tinggi tapi belum HIV.

"Hal ini sebagai supaya agar seseorang tidak tertular HIV dari pasangannya yang telah terjangkit HIV," ungkap Ati.

Ati juga menungkapkan, dalam Pergub Banten No 40/2023 tercantum bahwa skrining HIV salah satunya dilakukan pada calon pengantin hingga ibu hamil untuk mencegah penularan HIV secara vertikal dari ibu ke anak,

"Dengan demikian dapat menurunkan angka kasus penularan HIV dari ibu ke anak," katanya.

NASIONAL
Tambah Daya Listrik Turun 50 Persen, dari Rp6,5 Juta Jadi Rp3,2 Juta

Tambah Daya Listrik Turun 50 Persen, dari Rp6,5 Juta Jadi Rp3,2 Juta

Rabu, 7 Januari 2026 | 15:06

PT PLN (Persero) kembali menghadirkan program promo di awal tahun 2026 dengan meluncurkan program bertajuk Tahun Baru Energi Baru.

BISNIS
Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Kamis, 18 Desember 2025 | 21:03

-Produk kriya rotan asal Indonesia kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Brand lokal ROKA Collection sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Seoul Design Festival 2025 yang berlangsung pada 12–16 November 2025 di Seoul

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill