Connect With Us

Data BPS: 23,79% Gen Z di Banten Menganggur dan Enggak Ngapa-ngapain

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 13 Februari 2025 | 12:27

Ilustrasi anak remaja. (Shutterstock / Shutterstock)

TANGERANGNEWS.com- Data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap sebanyak 23,79 persen anak muda berusia 15-24 tahun di Banten termasuk dalam kategori NEET, atau Not in Employment, Education, and Training. 

Artinya, hampir seperempat generasi Z (Gen Z) di provinsi ini tidak sedang bekerja, bersekolah, maupun mengikuti pelatihan apa pun.  

Melansir dari Kompas, istilah NEET merujuk pada kelompok usia muda yang tidak memiliki aktivitas produktif, baik di sektor pendidikan maupun dunia kerja. 

Berdasarkan data yang diperbarui BPS pada Februari 2025, angka NEET di berbagai provinsi di Indonesia bervariasi, sementara Banten menjadi salah satu daerah dengan jumlah cukup tinggi.  

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran karena generasi yang berada dalam kategori NEET cenderung lebih rentan terhadap marginalisasi sosial dan kesulitan ekonomi di masa depan. 

Tanpa pendidikan atau keterampilan yang memadai, para anak muda ini akan kesulitan bersaing di pasar kerja. Selain itu, juga lebih berisiko memiliki pendapatan di bawah garis kemiskinan.  

Berbagai faktor bisa menjadi penyebab tingginya angka NEET di suatu daerah, mulai dari keterbatasan lapangan kerja, akses pendidikan yang belum merata, hingga kurangnya kesempatan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri. 

Beberapa negara telah menerapkan berbagai strategi untuk menekan angka NEET, seperti meningkatkan akses pendidikan vokasi, memperluas program magang, serta mendorong wirausaha muda. 

Tingginya jumlah anak muda yang menganggur dan tidak melakukan aktivitas produktif seharusnya menjadi perhatian serius, baik bagi pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat. 

Berikut daftar anak muda berusia 15-24 tahun yang berstatus NEET menurut data tahun 2024 di 38 provinsi di Indonesia.

  1. Aceh: 28,56 persen
  2. Sumatra Utara: 19,78 persen
  3. Sumatra Barat: 21,31 persen
  4. Riau: 21,79 persen
  5. Jambi: 20,71 persen
  6. Sumatra Selatan: 23,26 persen
  7. Bengkulu: 20,92 persen
  8. Lampung: 22,53 persen
  9. Kepulauan Bangka Belitung: 21,26 persen
  10. Kepulauan Riau: 14,52 persen
  11. DKI Jakarta: 15,19 persen
  12. Jawa Barat: 23,49 persen
  13. Jawa Tengah: 17,93 persen
  14. D.I.Yogyakarta: 11,18 persen
  15. Jawa Timur: 17,02 persen
  16. Banten: 23,79 persen
  17. Bali: 7,26 persen
  18. Nusa Tenggara Barat: 15,44 persen
  19. Nusa Tenggara Timur: 17,02 persen
  20. Kalimantan Barat: 21,22 persen
  21. Kalimantan Tengah: 21,78 persen
  22. Kalimantan Selatan: 18,69 persen
  23. Kalimantan Timur: 19,35 persen
  24. Kalimantan Utara: 16,87 persen
  25. Sulawesi Utara: 28,33 persen
  26. Sulawesi Tengah: 20,67 persen
  27. Sulawesi Selatan: 21,65 persen
  28. Sulawesi Tenggara: 19,78 persen
  29. Gorontalo: 21,89 persen
  30. Sulawesi Barat: 20,25 persen
  31. Maluku: 29,43 persen
  32. Maluku Utara: 27,85 persen
  33. Papua Barat: 26,93 persen
  34. Papua Barat Daya: 25,04 persen
  35. Papua: 27,85 persen
  36. Papua Selatan: 23,96 persen
  37. Papua Tengah: 31,20 persen
  38. Papua Pegunungan: 17,74 persen
BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

TEKNO
ADVAN Hadirkan Promo Back to School di Supermal Karawaci, Laptop Mulai Rp4 Jutaan Cocok untuk Pelajar

ADVAN Hadirkan Promo Back to School di Supermal Karawaci, Laptop Mulai Rp4 Jutaan Cocok untuk Pelajar

Senin, 6 Juli 2026 | 18:08

ADVAN Indonesia memanfaatkan momentum tahun ajaran baru dengan menghadirkan promo Back to School melalui pembukaan ADVAN Store by Grand Computer di Supermal Karawaci, Tangerang.

KOTA TANGERANG
Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Senin, 6 Juli 2026 | 22:01

Tim Opsnal Polsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan dan pemerasan yang dilakukan komplotan polisi gadungan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill