Connect With Us

BPS Klaim Rata-rata Pendapatan Masyarakat Indonesia Rp78 Juta Per Tahun

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 7 Februari 2025 | 12:32

Ilustrasi penghasilan minimal untuk standar hidup layak. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, pendapatan rata-rata per kapita masyarakat Indonesia pada tahun 2024 mencapai sekitar Rp78,62 juta per tahun atau setara dengan US$4.960,33. 

Angka ini menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita tercatat sekitar Rp75 juta atau US$4.919,7. 

"Jadi PDB per kapita tahun 2024 adalah sebesar Rp 78,62 juta atau sebesar US$ 4.960,33 per kapita," kata Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers pada Rabu, 5 Februari 2025 dikutip dari Kontan.

Dijelaskannya, nilai produk domestik regional bruto atas dasar harga berlaku untuk tahun 2024 mencapai Rp22.138,98 triliun. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun tersebut hanya mencapai 5,03%, sedikit di bawah tingkat pertumbuhan tahun 2023 yang sebesar 5,05% dan juga kurang memenuhi target asumsi ekonomi makro APBN 2024 sebesar 5,2%.

PDB per kapita sendiri merupakan indikator penting yang mencerminkan rata-rata pendapatan per orang dalam suatu negara, dan angka Rp78,62 juta ini menjadi tolak ukur untuk menilai tingkat kemakmuran di Indonesia. 

Sementara itu, menurut laporan Dana Moneter Internasional (IMF), Indonesia berada di peringkat 118 berdasarkan PDB per kapita dengan nilai US$5.250, jauh tertinggal dari negara seperti Singapura dan Malaysia. 

Namun, bila dibandingkan dengan Vietnam dan India, posisi Indonesia masih cukup kompetitif dengan Vietnam berada di peringkat 119 dan India menduduki peringkat 38 berdasarkan nilai US$2.940 per kapita.

Lebih menarik lagi, bila menggunakan PDB yang disesuaikan dengan paritas daya beli (PPP), Indonesia menempati posisi ke-7 dengan nilai sebesar US$4,98 triliun per Januari 2025.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

BANTEN
Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025

Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025

Senin, 12 Januari 2026 | 09:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill