Connect With Us

BPS Sebut Ekonomi Banten Naik 4,51%, Ini Kontribusi PLN 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 8 Mei 2024 | 12:31

PT PLN (Persero) menyambung listrik untuk 20 pelanggan Tegangan Menengah (TM) dengan total daya sebesar 58,120 juta Volt Ampere (VA) sepanjang Februari 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi Banten triwulan I-2024 dibanding triwulan I-2023 sebesar 4,51 persen. 

Sektor industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, transportasi, dan pergudangan menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan tersebut.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten Deri Dariawan mengungkapkan, listrik memiliki peran penting sebagai sumber energi dalam mendorong perekonomian tersebut

Lanjut Deri, dirinya mengapresiasi inovasi dari PLN sebagai penanggung jawab soal kelistrikan dalam memberikan layanan kepada pelanggan di sektor bisnis dan industri, sehingga mendukung aktivitas usaha dan pertumbuhan ekonomi.

"Melalui penyambungan pelanggan sektor bisnis dan industri yang lebih cepat sehingga mereka juga dapat segera menjalankan usahanya yang mana itu dapat menggerakkan roda perekonomian," ujar Deri dalam kunjungannya ke kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten, Rabu, 8 Mei 2024.

Menanggapi itu, General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis menjelaskan, pihaknya memiliki program Raih Opportunity 30 Hari Nyala (ROM30) untuk pelanggan Tegangan Menengah (TM) sebagai salah satu upaya mendukung perekonomian Banten. 

Hingga April 2024, sebanyak 51 pelanggan TM di sektor bisnis dan industri telah mengikuti program ini, dengan total daya tersambung mencapai 91.410.000 volt-ampere (VA).

Mukhlis menegaskan, PLN berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi Banten, termasuk sektor agrikultur dan perikanan, dengan fokus pada kepuasan pelanggan. 

Program-program seperti ROM30, electrifying agriculture, dan electrifying marine menjadi wujud dukungan PLN dalam memudahkan berbisnis dan meningkatkan investasi di Banten. 

"Untuk calon pelanggan sektor bisnis dan industri jangan ragu untuk serahkan urusan kelistrikannya kepada PLN," pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Sempat Kejar-kejaran, Polisi Tangkap 14 Pelajar Mau Tawuran Beserta Celurit 1,5 Meter di Karawaci

Sempat Kejar-kejaran, Polisi Tangkap 14 Pelajar Mau Tawuran Beserta Celurit 1,5 Meter di Karawaci

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:19

Tim Presisi Sat Samapta Polres Metro Tangerang Kota mengamankan 14 orang pelajar di bawah umur yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di wilayah Karawaci, Kota Tangerang.

BANTEN
Mata Merah Jangan Sembarangan Ditetesi Obat, Kenali Gejala dan Penyebab Konjungtivitis

Mata Merah Jangan Sembarangan Ditetesi Obat, Kenali Gejala dan Penyebab Konjungtivitis

Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:35

Mata merah, berair, dan terasa tidak nyaman merupakan keluhan yang cukup sering dialami. Kondisi tersebut kerap membuat seseorang langsung membeli obat tetes mata tanpa mengetahui dampaknya.

NASIONAL
Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53

Pemerintah merancang anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan outlook TKD 2026 yang tercatat Rp696,9 triliun.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill