Connect With Us

Jokowi Sebut Potensi Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia, PLN Siap Dukung

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 4 Mei 2024 | 13:18

Presiden Jokowi saat mengunjungi Booth PT PLN (Persero) dalam Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024, di JIExpo Kemayoran, Jumat, 3 Mei 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut adanya potensi terbentuknya industri ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Hal itu dikatakan Jokowi saat mengunjungi Booth PT PLN (Persero) dalam Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024, di JIExpo Kemayoran, Jumat, 3 Mei 2024.

"Saya melihat ada banyak jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga mobil, bahkan bus dan truk juga ada. Misalnya, untuk kendaraan bermotor listrik, kapasitas produksi kita adalah 1,6 juta per tahun. Saat ini, yang telah diproduksi di sini baru sekitar 100 ribu, menunjukkan masih ada peluang besar untuk pengembangan lebih lanjut," ujar Jokowi.

Jokowi juga menekankan pentingnya pengembangan industri pendukung untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik, dengan target utama saat ini adalah pembangunan pabrik baterai. 

"Sekarang untuk sepeda motor listrik yang berproduksi di sini sudah 59 pabrik. Bangunan besar ekosistem EV ini betul-betul harus kita jaga, jangan sampai ada hambatan-hambatan," tambahnya.

Menanggapi itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan kesiapan PLN untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Darmawan memastikan PLN akan mendukung langkah-langkah Pemerintah dalam membangun ekosistem EV, dengan pembangunan infrastruktur kendaraan listrik seperti charging station yang tersebar di berbagai daerah.

Hingga saat ini, PLN telah menyediakan banyak fasilitas, termasuk 1.370 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), 9.886 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU), dan 2.182 Stasiun Penukaran Baterai Listrik Umum (SPBKLU). 

"PLN juga berinovasi mengembangkan 2.000 unit SPKLU pada tiang listrik (Pole Mounted) yang tersebar di seluruh Indonesia," jelas Darmawan.

PLN juga telah menghadirkan fitur EV Digital Services (EVDS) di Super Apps PLN Mobile, yang memudahkan pengguna EV dalam menemukan charging station terdekat, mengajukan pemasangan home charging, berbelanja EV, hingga merencanakan perjalanan jauh. 

Seperti diketahui, bahwa PLN telah menyediakan SPKLU di setiap rest area tol di jalur mudik, menanggapi meningkatnya minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik.

Selama periode arus mudik dan arus balik libur lebaran tahun 2024, terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah transaksi di SPKLU, mencapai 11.377 transaksi atau meningkat 5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. 

Menurut Darmawan, Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan listrik semakin meningkat, dan PLN siap menjawab kebutuhan tersebut dengan menyediakan fasilitas yang diperlukan.

"Tingginya animo masyarakat tercermin dari meningkatnya jumlah transaksi dan konsumsi listrik SPKLU," pungkas Darmawan. 

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill