Connect With Us

PLN Teken MoU dengan Polda Metro Jaya Soal Pengamanan Instalasi Tenaga Listrik 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 7 Mei 2024 | 20:40

PLN UID Banten dan Polda Metro Jaya menandatangani nota kesepahaman terkait pengamanan instalasi dan aset ketenagalistrikan di Hotel Novotel Kota Tangerang, pada Selasa, 7 Mei 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten (PLN UID Banten) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Direktorat Pengamanan Objek Vital Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Ditpamobvit Polda Metro Jaya) terkait pengamanan instalasi dan aset ketenagalistrikan.

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Senior Manager Distribusi PLN UID Banten, Agus Prasetyo dan Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya, AKBP Alith Alarino di Hotel Novotel Kota Tangerang, pada Selasa, 7 Mei 2024.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis menjelaskan, kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi pelanggan PLN dengan menjaga dan melakukan pengamanan objek vital, sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Nomor 448.K/BN.05/MEM.S/2023 tentang Perubahan Keempat atas Keputusan Menteri ESDM RI Nomor 77 K/90/MEM/2019 tentang Objek Vital Nasional Bidang Energi 

Mukhlis menyampaikan, pentingnya pengamanan objek vital nasional, termasuk unit kerja PLN UID Banten seperti PLN UP2D Banten, khususnya Distribution Control Center (DCC) dan Server Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) Banten, dalam sektor ketenagalistrikan.

Kerjasama antara PLN UID Banten dan Polda Metro Jaya merupakan kelanjutan dari kerjasama sebelumnya terkait pengamanan aset dan pengelolaan operasional ketenagalistrikan.

Senior Manager Distribusi PLN UID Banten Agus Prasetyo berharapagar kerjasama ini dapat menyalurkan tenaga listrik dengan aman.

Menurut Agus, dalam bekerja sehari - hari tentu pihaknya tidak luput dari adanya potensi - potensi gangguan keamanan pada obvitnas di sektor ketenagalistrikan yang dapat mengganggu pembangunan dan terhambatnya pasokan listrik ke masyarakat. 

"Tidak bisa kami tangani sendiri, untuk itu kerja sama dengan pihak Polda ini untuk mengamankan objek vital nasional kami," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Pamobvit Polda Metro Jaya AKBP Alith Alarino menyambut baik kerjasama ini dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung dalam mengamankan infrastruktur kelistrikan.

"Dengan adanya MoU ini kami juga mengharapkan sinergi yang sudah terjalin baik antara Ditpamobvit Polda Metro Jaya dengan PLN UID Banten dapat terus terlaksana guna wewujudkan keamanan obvitnas," tukasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill