Connect With Us

Komdigi Wacanakan Internet Murah, 100 Mbps Harganya Rp100 Ribu

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 6 Februari 2025 | 12:15

Ilustrasi modem Wi-Fi penopang jaringan internet. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) saat ini tengah mempersiapkan skema akses internet super cepat dengan harga yang sangat terjangkau dengan berencana melelang spektrum frekuensi Broadband Wireless Access (BWA) yang beroperasi di pita 1,4 GHz dengan lebar 80 MHz.

Dirjen Infrastruktur Digital Komdigi Wayan Toni mengatakan, hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi ini memiliki potensi untuk menyediakan layanan internet berkecepatan 100 Mbps dengan tarif yang sangat bersahabat, berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp150 ribu. 

"Ya, karena ini kan apa ya sebagai akses ya kelihatannya dari teknologi yang menurut ITU ini benar-benar bisa memberikan aspek yang murah kepada masyarakat. Itu dari kajian sih," ujarnya dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis, 6 Februari 2025.

Ia menjelaskan, teknologi yang diacu dalam studi ini merupakan solusi ideal untuk menekan biaya akses internet, asalkan penyedia layanan mengintegrasikan jaringan fiber optik untuk mendukung distribusi sinyal ke rumah-rumah.

Lebih lanjut, pemerintah berupaya untuk memanfaatkan spektrum tersebut agar layanan internet yang murah dan cepat dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. 

Dalam kerangka ini, frekuensi 1,4 GHz akan segera dilelang kepada para operator yang telah memiliki izin jaringan tetap berbasis Packet Switched. 

"Jadi ingat ini bukan untuk seluler. Jadi sebenarnya kalau mereka akan membangun di sini, dia harus bawa fiber optik dulu, lalu dia naikkan (pancarkan) ke rumah-rumah lewat akses internet," katanya.

Proses lelang ini diperkirakan akan berlangsung pada minggu ketiga Februari 2025, dengan struktur alokasi frekuensi yang terbagi ke dalam tiga blok wilayah, sehingga diperkirakan akan ada tiga pemenang yang terpilih.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill