Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) saat ini tengah mempersiapkan skema akses internet super cepat dengan harga yang sangat terjangkau dengan berencana melelang spektrum frekuensi Broadband Wireless Access (BWA) yang beroperasi di pita 1,4 GHz dengan lebar 80 MHz.
Dirjen Infrastruktur Digital Komdigi Wayan Toni mengatakan, hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi ini memiliki potensi untuk menyediakan layanan internet berkecepatan 100 Mbps dengan tarif yang sangat bersahabat, berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.
"Ya, karena ini kan apa ya sebagai akses ya kelihatannya dari teknologi yang menurut ITU ini benar-benar bisa memberikan aspek yang murah kepada masyarakat. Itu dari kajian sih," ujarnya dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis, 6 Februari 2025.
Ia menjelaskan, teknologi yang diacu dalam studi ini merupakan solusi ideal untuk menekan biaya akses internet, asalkan penyedia layanan mengintegrasikan jaringan fiber optik untuk mendukung distribusi sinyal ke rumah-rumah.
Lebih lanjut, pemerintah berupaya untuk memanfaatkan spektrum tersebut agar layanan internet yang murah dan cepat dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dalam kerangka ini, frekuensi 1,4 GHz akan segera dilelang kepada para operator yang telah memiliki izin jaringan tetap berbasis Packet Switched.
"Jadi ingat ini bukan untuk seluler. Jadi sebenarnya kalau mereka akan membangun di sini, dia harus bawa fiber optik dulu, lalu dia naikkan (pancarkan) ke rumah-rumah lewat akses internet," katanya.
Proses lelang ini diperkirakan akan berlangsung pada minggu ketiga Februari 2025, dengan struktur alokasi frekuensi yang terbagi ke dalam tiga blok wilayah, sehingga diperkirakan akan ada tiga pemenang yang terpilih.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGProses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami kenaikan, baik bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan yang masih menerima subsidi listrik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews