Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia
Rabu, 29 April 2026 | 19:48
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TANGERANGNEWS.com- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) saat ini tengah mempersiapkan skema akses internet super cepat dengan harga yang sangat terjangkau dengan berencana melelang spektrum frekuensi Broadband Wireless Access (BWA) yang beroperasi di pita 1,4 GHz dengan lebar 80 MHz.
Dirjen Infrastruktur Digital Komdigi Wayan Toni mengatakan, hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi ini memiliki potensi untuk menyediakan layanan internet berkecepatan 100 Mbps dengan tarif yang sangat bersahabat, berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.
"Ya, karena ini kan apa ya sebagai akses ya kelihatannya dari teknologi yang menurut ITU ini benar-benar bisa memberikan aspek yang murah kepada masyarakat. Itu dari kajian sih," ujarnya dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis, 6 Februari 2025.
Ia menjelaskan, teknologi yang diacu dalam studi ini merupakan solusi ideal untuk menekan biaya akses internet, asalkan penyedia layanan mengintegrasikan jaringan fiber optik untuk mendukung distribusi sinyal ke rumah-rumah.
Lebih lanjut, pemerintah berupaya untuk memanfaatkan spektrum tersebut agar layanan internet yang murah dan cepat dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dalam kerangka ini, frekuensi 1,4 GHz akan segera dilelang kepada para operator yang telah memiliki izin jaringan tetap berbasis Packet Switched.
"Jadi ingat ini bukan untuk seluler. Jadi sebenarnya kalau mereka akan membangun di sini, dia harus bawa fiber optik dulu, lalu dia naikkan (pancarkan) ke rumah-rumah lewat akses internet," katanya.
Proses lelang ini diperkirakan akan berlangsung pada minggu ketiga Februari 2025, dengan struktur alokasi frekuensi yang terbagi ke dalam tiga blok wilayah, sehingga diperkirakan akan ada tiga pemenang yang terpilih.
TODAY TAGPenutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews