Connect With Us

Satu Keluarga di Ciputat Tewas Gegara Judol, Suami Cari Cara Membunuh di Internet

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 7 Januari 2025 | 16:43

Evakuasi jenazah satu keluarga tewas diduga bunuh diri di Kampung Poncol No 102, RT5/2, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangsel, Minggu 15 Desember 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Polisi akhirnya mengungkap kasus satu keluarga tewas di Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Berdasarkan fakta yang ditemukan, terdapat bekas luka yang berbeda antara sang suami berinisial AF, 31, dengan YL, 28, (istri) dan AH, 3, (anak).

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Kemas Arifin mengungkapkan fakta ini ditemukan dari hasil olah TKP dan scientific crime investigation yang melibatkan ahli kedokteran forensic, digital forensic, serta psikolog maupun ahli pidana.

"Berdasarkan hasil dari visual yang dibuat oleh dokter pada jenazah AF ditemukan luka khas gantung diri. Sedangkan jenazah YL dan AH, ditemukan luka di bagian leher dan isimpulkan sesuai ciri pada kasus korban penjeratan," katanya Selasa, 7 Januari 2025.

Menurut Kemas, dalam ilmu forensic, luka jeratan atau bekas gantungan akan terlihat berbeda. 

Tak hanya itu, polisi juga menemukan bukti AF sempat mengunjungi situs website yang berisi penjelasan dokter soal racun yang ditinggalkan juragan sepatu di Mojokerto, pada tanggl 14 Desember 2024.

Lalu, AF juga mengunjungi situs website yang berjudul 'How easy to kill someone with a knife' (bagaimana cara mudah membunuh seseorang dengan pisau).

"Kami sampaikan bahwa, tergadap YL dan AH, diduga dijerat terlebih dulu oleh AF, baru korban AF melakukan gantung diri," katanya.

Adapun terkait motif AF membunuh keluarganya dan bunuh diri dipastikan kuat akibat terjerat judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol).

Hal itu berdasarkan bukti catatan akses judol dan pinjol yang ditemukan ahli digital forensik dari tiga ponsel korban.

"Didapatkan hasil di handphone milik korban AF ditemukan beberapa bukti akses terhadap aplikasi beberapa pinjaman online, kredit online dan beberapa situs judi online," terang Kemas

Seperti diketahui, satu keluarga ditemukan tewas di dalam rumahnya, Minggu 15 Desember 2024, sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka ditemukan oleh keluarganya yang hendak menyalakan air di rumah korban.

Saat rumah dibuka paksa, korban ibu dan anak sudah terbaring kaku tak bernyawa di dalam kamar. Sementara sang ayah, AF ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di dapur.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill