Connect With Us

Atut Protes Soal Usulan Perubahan Pepres JSS

| Rabu, 11 Juli 2012 | 20:25

Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, bersama Wakil Bupati Tangerang, Rano Karno, melakukan jalan santai bersama warga dan sejumlah atlet PON XVIII di komplek perumahan Palem Semi, Tangerang, Minggu (17/7). (tangerangnews / danang)

 
SERANG-Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah bersama Gubernur Lampung Sjachroedin ZP mengaku keberatan terkait usulan Menteri Keuangan Agus Martowardojo tentang perubahan Perpres No.86/2011 tentang pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS).
 
Usulan perubahan Menteri Keuangan itu, yakni karena menolak penggunaan dana APBN untuk studi kelayakan atau feasibility study (FS) pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS).
 
 Sikap dua gubernur ini muncul, setelah Menteri Keuangan Agus Martowardojo telah mengirimkan surat kepada Menteri Pekerjaan Umum Djojo Kirmanto dengan Nomor S-396/MK.011/2012 tertanggal 8 Juni 2012.
 
Inti surat tersebut, Mengkeu mengusulkan perubahan Perpres 86 Tahun 2011 tentang KSISS. Pemerintah berpikir ulang untuk melimpahkan pendanaan kepada pihak ketiga, baik investor asing, swasta, ataupun Artha Graha selaku pemrakarsa Jembatan Selat Sunda (JSS).
 
Ratu Atut Chosiyah mengatakan, dirinya bersama Gubenur Lampung Sjachroedin ZP telah meminta agar usulan revisi Kemenkeu itu ditarik kembali. Bahkan, bentuk protes kedua Gubernur itu dengan cara melayangkan surat keberatan terkait penolakan usulan Menkeu tersebut kepada Presiden, Menko Perekonomian, DPR, dan DPD.
 
 Menurut Atut, pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) dipandang sangat penting dan sangat mendesak. Mengingat persoalan yang dihadapi saat ini oleh Pemprov Banten yaitu masalah kemacetan dan antrean kendaraan di Pelabuhan Merak yang tidak kunjung selesai. Bahkan, kata Atut, antrean kendaraan sempat mencapai 18 KM dan telah menghambat jalur ekonomi yang ada di Banten dan Lampung. Hal ini, karena dilatarbelakangi moda transportasi laut yang saat ini sudah tidak memadai lagi.
 
 “Tentunya ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Program jangka menengah kami telah mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk memperbaiki sarana dan prasarana penyeberangan yang ada di Merak maupun Lampung. Sedangkan program jangka panjang adalah melaksanakan pembangunan KSISS dan JSS dan pada tahun 2014 mendatang kami harapkan dilakukan pembangunan ground breaking,” katanya.
 
 Sementara itu, Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin menilai, Perpres KSISS tentu saja disusun oleh tim Pemerintah Pusat yang di dalamnya terdapat Menteri Keuangan. “Menkeu memang seharusnya mengusulkan berbagai konsep KSISS saat draf Perpres disusun, bukan sudah ditandatangani oleh presiden,” ujarnya.
 
Ketua Komisi IV DPRD Banten SM Hartono mengatakan, sudah menjadi kewajiban bersama untuk mendorong implementasi KSISS yang dicanangkan Pemerintah Pusat. “Dampak positif JSS tentu saja bukan hanya mengurai kemacetan yang sering terjadi di Merak. Tetapi juga mempercepat pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa dan Sumatera, terutama Banten dan Lampung,” terang (FUA)
WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

SPORT
Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:52

bank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BANDARA
5.000 Armada Angkutan Online Bandara Soekarno-Hatta Ditempel Flyer Nomor Darurat 110

5.000 Armada Angkutan Online Bandara Soekarno-Hatta Ditempel Flyer Nomor Darurat 110

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:59

Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026 yang bertepatan dengan Ramadan 1447 H, Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan langkah progresif untuk menjamin keamanan pengguna jasa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill