Connect With Us

Kue Cucur Pasar Anyar yang Laris Manis

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 26 Januari 2018 | 17:00

Pedagang Kue Cucur di kawasan Pasar Anyar, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Melintas jalan di kawasan Pasar Anyar, Kota Tangerang, ternyata terdapat jajanan tradisional yang kerap dicari-cari masyarakat dan diminati oleh pelanggannya, yaitu kue cucur.

Kue cucur merupakan salah satu jajanan tradisional yang terkenal dengan rasa yang manis dan mudah cara pembuatannya. Namun, saat ini sudah jarang sekali untuk menemukan penjual kue berbentuk bulat ini.

kue cucur

Seperti salah satu pedagang kue cucur bernama Ariyanto, 48, yang hampir 18 tahun setia menjual kue cucur di kawasan pasar anyar.

Pria asal Jawa Tengah yang tinggal di Sukabakti, Kota Tangerang, ini menjelaskan proses untuk membuat kue cucur. Adonan yang terdiri dari tepung beras, gula merah, gula putih, mentega, ini dicampur dan diaduk hingga halus.

Selanjutnya panaskan minyak goreng dengan wajan kecil, lalu tuangkan adonan dengan satu sendok sayur, tunggu beberapa detik tak lebih dari satu menit. Diangkat dengan tusuk sate dan tiriskan.

Itulah proses pembuatan kue cucur yang dilakukan oleh Ariyanto. Setiap satu kue cucur, ia menjualnya dengan harga Rp1.000 saja.

BACA JUGA :

Ariyanto mengatakan, alasan menjual kue cucur di kawasan pasar anyar ini karena turunan orang tuanya, dan saat ini akan diturunkan kembali kepada putranya Ariyanto.

"Jualan di sini sudah dari tahun 2000, ini usaha nerusin punya orang tua, jadi turun temurun," ujarnya, Jumat (26/1/2018).
 
Ariyanto berjualan di pasar anyar dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dan meraih omset Rp300 ribu perhari nya. Itu pun kata dia kalau sedang sepi pembeli. Jika sedang ramai, Ariyanto bisa meraih omset hingga Rp500 ribu.

Menurut Ariyanto, kue cucur masih banyak peminatnya. Bahkan ia pun mengaku memiliki pelanggan setia yang datang ke gerobak sederhananya ini setiap hari sembari belanja kebutuhan pokok lainnya di pasar anyar.

"Kalau pagi saya disini ada langganan, ada 30 pelanggan mah yang datang tiap hari. Biasanya pelanggan beli kue bisa Rp50 ribuan. Dan mereka beli untuk selamatan d rumahnya," tuturnya.
 
Ariyanto juga berharap agar bisa terus berjualan kue manis nan basah ini hingga akhir hayat keluarganya.

"Pokoknya saya bakal terus berjualan kue cucur, dan semoga bisa memiliki cabang usaha. Karena sudah jarang yang jual kue cucur di kota Tangerang," paparnya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Untuk Warga Tangerang yang Kerja di Jakarta, Ini Jalur yang Perlu Dihindari saat Demo DPR 27 Agustus 

Untuk Warga Tangerang yang Kerja di Jakarta, Ini Jalur yang Perlu Dihindari saat Demo DPR 27 Agustus 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:53

Sejumlah kelompok masyarakat akan menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 27 Agustus 2026

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TANGSEL
Remaja Tangsel Diimbau Jangan Keseringan Main Medsos Demi Kesehatan Mental

Remaja Tangsel Diimbau Jangan Keseringan Main Medsos Demi Kesehatan Mental

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:52

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengingatkan para remaja agar bijak dalam menggunakan teknologi, terutama mengakses media sosial (medsos) guna menjaga kesehatan mental di tengah pergeseran pola interaksi digital.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill