Connect With Us

Kreasi Para Pemuda Tangerang yang Patut Diapresiasi

Nur Fitriani | Jumat, 11 November 2022 | 14:36

Ahmad Sarnubi, wirausahawan asal Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang. (Nur Fitriani / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com–Ahmad Sarnubi, wirausahawan asal Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang ini menceritakan saat ia mengawali usaha. 

Pada tahun 2018, ia memulai untuk berbisnis bersama teman-temannya karena menyukai desain grafis dan berwirausaha.

Saat itu usahanya dimulai sebelum pandemi. Setelah pemerintah menetapkan pandemi pada tahun 2020, dia hanya mampu menjual beberapa pasang.

"Sedih, ketika pandemi produk kami banyak yang tidak terjual. Karena selama pandemi tidak ada event. Sebagian besar kami bisa berjualan jika ada event," kata Ahmad, Jumat, 11 November 2022.

Ia menjelaskan, usaha bersama teman-temannya tersebut selalu menemui lika-liku, di saat produknya belum banyak yang mengenal dan juga banyak yang belum tertarik.

Seringnya ia menemui hambatan dalam usahanya, disebabkan masih kurang maksimal saat memasarkan produknya.  

Meskipun begitu, Ahmad dan teman-temannya selalu bersemangat untuk berusaha, berapapun hasil yang mereka dapatkan.

"Menjadi manusia yang tidak meminta minta dan mandiri. Alhamdulilah usaha kami sudah  berkembang sedikit."

"Untuk anak-anak muda Tangerang dan seluruh Indonesia,  jadilah anak muda yang kreatif. Kita semua dapat mengubah perekonomian melalui ide-ide dan kreatifitas yang kita punya," ujar Ahmad.

Ahmad mengeluarkan modal awal untuk usahanya sebesar 2.5 juta dan dapat menjual 50 pcs.

"Kami menerima pesanan pembuatan desain kaos, seragam Majelis taklim. Juga ada seragam mengaji anak anak," jelas Ahmad.

"Untuk model,dapat di cek di akun IG @peci_mangsi," tambahnya.

Mereka menjual kaos, kopiah, dan jaket hasil desain sendiri yang harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp50 ribu sampai Rp100 ribu".

Omzet yang ia dapat dalam satu bulan berkisar 2.5 juta hingga 5 juta.

"Sebab selama ini kita memasarkan hanya dari teman ke teman," tambahnya.

Jika costumer memesan desain model kaos pada Ahmad, pengerjaan paling lama 2 hari untuk 10 pcs kaos.


"Kalau untuk pembuatan peci sesuai dengan pesanan.  Kita mengerjakan hanya butuh 2 hari. Kita pastikan sampai di tangan pemilik," ujar Ahmad.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill