Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com- Merek Tupperware dikabarkan nyaris mengalami kebangkrutan usai pihak perusahaan memperkirakan tidak lagi memiliki cukup dana untuk bertahan lebih lama.
Melansir dari bisnis.com, merek ikonik ini mengalami penurunan penjualan selama beberapa tahun belakangan ini lantaran industri wadah penyimpanan plastik kian merebak.
Merek lain mampu menjual produk serupa dengan harga yang jauh lebih murah, sehingga menarik para konsumen Tupperware yang didominasi oleh kalangan ibu-ibu berpindah.
Akibatnya, saham Tupperware kian merosot tajam hingga 68 persen sejak awal 2023. Hal ini pun berpotensi menimbulkan delisting karena tak kunjung merilis laporan tahunan.
Sementara itu, pihak perusahaan belum dapat memastikan dan baru merencanakan untuk pengajuan laporan tahunan tersebut dalam 30 hari ke depan.
"Tidak ada jaminan bahwa Formulir 10-K akan diajukan tepat waktu," kata pihak manajemen Tupperware seperti dikutip, Rabu 12 April 2023.
CEO Tupperware Brands Miguel Fernandez mengatakan, pihaknya telah meminta penasihat keuangan untuk membantu upaya pencarian dana dari investor.
"Tupperware telah memulai perjalanan untuk membalikkan operasi kami dan hari ini menandai langkah penting dalam menangani posisi modal dan likuiditas kami," ujarnya.
Fernandez menyebut, pihaknya meninjau portofolio real estatnya guna menjadi bahan pertimbangan para investor untuk memberikan suntikan dana.
"Perusahaan melakukan segala upaya untuk mengurangi dampak dari kejadian-kejadian yang terjadi baru-baru ini, dan kami mengambil tindakan segera untuk mencari pembiayaan tambahan dan memperbaiki posisi keuangan kami," pungkasnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews