Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos
Senin, 27 Juli 2026 | 20:21
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TANGERANGNEWS.com- Hasil seleksi administrasi Rekrutmen Bersama BUMN 2024 sudah dapat dicek mulai Selasa, 23 April 2024.
Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Direktur Eksekutif Forum Human Capital Indonesia (FHCI), Lieke Roosdianti seperti dilansir dari Kompas.c.
Pengumuman tersebut akan tercantum di akun masing-masing peserta pada situs rekrutmenbersama2024.fhcibumn.id.
Peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti trial test pada 24-26 April 2024, diikuti oleh tes online 1 dari 27 April hingga 4 Mei 2024.
Tes ini mencakup TKD, AKHLAK, dan wawasan kebangsaan untuk lulusan D3-S2, serta TKD dan wawasan kebangsaan untuk lulusan SMA/sederajat.
Untuk diketahui, tahun ini terdapat lebih dari 1.800 lowongan pekerjaan tersedia di 110 perusahaan BUMN dan anak perusahaannya.
Berikut cara mengecek hasil seleksi administrasi rekrutmen bersama BUMN 2024.
Jadwal lengkap proses rekrutmen BUMN 2024 adalah sebagai berikut.
Jadwal ini dapat berubah, dan peserta disarankan untuk mengikuti pembaruan melalui media sosial atau situs resmi Kementerian BUMN dan FHCI.
Informasi lebih lanjut tentang trial test dan tes online akan diumumkan melalui email peserta.
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews