Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com- Jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, PT PLN (Persero) bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar program 'Mudik Asyik Bersama BUMN'.
Program mudik bersama ini dibuka pendaftaran mulai 16 Maret 2024.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas terutama untuk kelompok rentan seperti perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas, dan orang tua, serta mengurangi kepadatan lalu lintas selama prosesi mudik, termasuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi guna mereduksi emisi karbon dari sektor transportasi..
Tahun ini, PLN menyediakan lebih dari 10 ribu kuota mudik di seluruh Indonesia dengan moda transportasi bus, kapal laut, dan kereta api yang aman serta nyaman untuk seluruh peserta.
"Hal ini harapannya tidak saja mengurangi kemacetan dan resiko kecelakaan, tapi juga polusi," ujar Darmawan pada Sabtu, 16 Maret 2024.
PLN membuka 6.500 kuota keberangkatan dari Jakarta, serta masing-masing 1.000 kuota dari Bandung, Medan, Makassar, dan Balikpapan. Masyarakat yang berminat diundang untuk mengunduh aplikasi PLN Mobile dan melakukan pendaftaran sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Berikut rinciannya.

Untuk keberangkatan dari Jakarta, pengambilan mudik kit dan pengembalian jaminan berupa voucher listrik dilakukan di kantor PLN Pusat.
Keberangkatan mudik bersama dari Jakarta akan dilakukan serempak pada 5 April 2024, dengan armada kereta api berangkat dari Stasiun Pasar Senen, sementara armada bus akan diberangkatkan dari dua lokasi, yaitu kantor PLN Pusat dan Lapangan Monas.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Hobi memelihara burung berkicau ternyata tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang rezeki yang menjanjikan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews