Connect With Us

Kabar Baik untuk Emak-emak, Tupperware Batal Bangkrut

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 3 November 2024 | 18:54

Ilustrasi produk Tupperware (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Kabar gembira datang bagi para pecinta Tupperware, khususnya para ibu rumah tangga yang gemar menggunakan produk ini. Pasalnya, Tupperware Brands Corporation berhasil keluar dari ancaman kebangkrutan setelah Hakim Kepailitan di Amerika Serikat menyetujui proposal perlindungan Bab 11 untuk menjual aset perusahaan kepada para pemberi pinjaman. 

Melalui cara ini, setidaknya Tupperware dapat mempertahankan sebagian besar operasinya.

Dalam sidang yang digelar di Wilmington, Delaware pada Selasa, 29 Oktober 2024, Hakim Brendan Shannon menyatakan bahwa penjualan aset ini merupakan opsi terbaik bagi kelangsungan Tupperware seperti dikutip dari CNN Indonesia, Minggu, 3 November 2024. 

Hal ini disampaikan oleh Spencer Winters, pengacara Tupperware, yang menjelaskan bahwa perusahaan telah berusaha mencari pembeli potensial selama beberapa bulan sebelum memutuskan untuk mengajukan kebangkrutan. 

Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena tidak ada yang bersedia menanggung utang perusahaan yang mencapai US$818 juta.

Pemberi pinjaman yang kini mengakuisisi Tupperware termasuk Stonehill Capital Management Partners dan Alden Global Capital, dua perusahaan investasi yang diketahui membeli utang Tupperware dengan potongan harga besar beberapa bulan lalu. 

Para pemberi pinjaman ini memberikan suntikan dana sebesar US$23,5 juta serta keringanan utang senilai lebih dari US$63 juta.

Aset yang dijual meliputi hak atas merek Tupperware serta properti di beberapa pasar utama, antara lain Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Brasil, Tiongkok, Korea, India, dan Malaysia. 

CEO Tupperware Laurie Ann Goldman mengungkapkan, perusahaan ini akan menghentikan operasi di beberapa pasar lainnya dan mengadopsi model bisnis yang lebih modern dengan pendekatan "digital-first, berbasis teknologi, dan ringan aset" sebagai bagian dari strategi pasca-kebangkrutan.

Perusahaan yang bermarkas di Orlando, Florida ini mengajukan perlindungan kebangkrutan Bab 11 pada bulan lalu sambil berusaha melelang asetnya secara terbuka.

Namun, para pemberi pinjaman Tupperware tidak sepakat dengan rencana penjualan itu dan lebih memilih untuk mengambil alih aset perusahaan demi menjaga kelangsungan operasional.

 

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TANGSEL
Bermasalah Soal Perizinan, Pemkab Bogor Hentikan Olah Sampah dari Tangsel di Cileungsi

Bermasalah Soal Perizinan, Pemkab Bogor Hentikan Olah Sampah dari Tangsel di Cileungsi

Rabu, 14 Januari 2026 | 09:43

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menghentikan sementara aktivitas pengolahan sampah domestik yang dikirim dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

NASIONAL
Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:56

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengumumkan jadwal pembelian tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill