Connect With Us

Giliran BP, 4.700 Karyawan Bakal di-PHK Mulai 2025 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 17 Januari 2025 | 13:03

ilustrasi SPBU BP. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- British Petroleum (BP) akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 4.700 karyawannya secara global mulai 2025. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi efisiensi biaya yang diusung CEO Murray Auchincloss untuk meningkatkan keuntungan perusahaan dan mengembalikan kepercayaan investor. 

Selain itu, sekitar 3.000 posisi kontraktor juga diprediksi akan terdampak oleh kebijakan ini, sebagaimana disampaikan dalam memo internal perusahaan.  

"Kami telah membuat kemajuan kuat untuk memposisikan BP sebagai perusahaan lebih sederhana, fokus, dan bernilai tinggi," tulis Auchincloss dikutip dari Kompas, Jumat, 17 Januari 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari target penghematan biaya hingga USD 2 miliar yang ditetapkan Auchincloss hingga akhir 2026. BP berusaha menyesuaikan strategi bisnisnya agar lebih fokus dan bernilai tinggi, terutama setelah kepergian CEO sebelumnya, Bernard Looney, pada September 2023. 

Evaluasi menyeluruh terhadap semua divisi BP menjadi dasar keputusan untuk memangkas ribuan karyawan di berbagai sektor. Meski demikian, BP belum mengungkapkan detail lebih lanjut mengenai divisi yang akan terdampak secara spesifik.  

Kepala Divisi Teknologi BP Emeka Emembolu menjelaskan, sekitar 1.100 posisi akan dihapuskan, dengan beberapa pekerjaan dialihkan ke Hungaria, India, dan Malaysia. Hingga saat ini, BP belum memberikan tanggapan resmi terkait hal tersebut.  

Dari sisi kinerja saham, BP mengalami penurunan lebih dari 5 persen dalam setahun terakhir, tertinggal dari pesaingnya seperti Shell yang mengalami kenaikan 5,5 persen dan Exxon Mobil yang melonjak hingga 14 persen. Untuk itu, Auchincloss dijadwalkan memaparkan strategi baru BP pada 26 Februari 2025, mendatang. 

Sebagai bagian dari strategi bisnisnya, BP juga bekerja sama dengan perusahaan Jepang, JERA, untuk membentuk operator angin lepas pantai terbesar di dunia. 

Langkah ini sejalan dengan tren di industri energi, di mana pesaing BP seperti Shell juga telah melakukan pemangkasan tenaga kerja di berbagai divisi, termasuk eksplorasi minyak dan gas serta energi rendah karbon.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill