Connect With Us

Rugi Rp796,71 Miliar, KFC Indonesia Tutup 47 Gerai 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 26 April 2025 | 19:33

Tampak depan tempat makan KFC. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pengelola jaringan restoran KFC di Indonesia, mencatatkan kerugian sebesar Rp796,71 miliar sepanjang tahun 2024. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan kerugian tahun sebelumnya yang sebesar Rp415,65 miliar.

Dalam laporan keuangan yang diunggah di situs Bursa Efek Indonesia (BEI), total pendapatan FAST tercatat turun menjadi Rp4,87 triliun pada tahun 2024. 

Pada tahun sebelumnya, perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp5,93 triliun. Penurunan ini utamanya disebabkan oleh merosotnya penjualan makanan dan minuman yang hanya mencapai Rp4,85 triliun, turun dari Rp5,9 triliun pada 2023.

Jumlah gerai KFC yang dioperasikan FAST juga mengalami penurunan. Pada 2023, perusahaan mengelola 762 gerai, sedangkan pada 2024 jumlahnya berkurang menjadi 715 gerai.

Manajemen perusahaan menyebutkan, situasi pasar yang memburuk akibat krisis di Timur Tengah dan melemahnya daya beli masyarakat menjadi faktor utama yang mempengaruhi kinerja keuangan mereka. 

"Kondisi ini diakibatkan situasi pasar yang memburuk dari krisis Timur Tengah dan pelemahan daya beli masyarakat. Dua masalah ini telah berdampak negatif terhadap hasil Grup untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024," demikian tertulis dalam laporan keuangan FAST dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu, 26 April 2025.

Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, perusahaan mengumumkan sejumlah langkah strategis. FAST berencana mengoptimalkan operasi bisnis melalui pengurangan biaya dan digitalisasi proses bisnis. 

Selain itu, perusahaan melakukan restrukturisasi organisasi untuk meningkatkan efisiensi, menunda pengeluaran modal untuk proyek-proyek yang tidak mendesak, serta memprioritaskan belanja hanya untuk kebutuhan operasional yang penting.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan pihak pengelola akan melakukan mengelola persediaan yang lebih efisien guna menghindari kelebihan stok yang dapat membebani modal kerja. 

FAST juga akan mengoptimalkan efisiensi rantai pasok, memanfaatkan restoran secara efektif, serta menekan biaya tetap demi mencapai skala ekonomi yang lebih baik.

OPINI
Jeffrey Epstein: Saat Kekayaan Tak Lagi Membahagiakan

Jeffrey Epstein: Saat Kekayaan Tak Lagi Membahagiakan

Senin, 9 Februari 2026 | 14:11

Epstein bukan orang biasa. Ia finansier kaya raya, memiliki pesawat pribadi, pulau pribadi, dan relasi dengan tokoh politik serta figur hiburan kelas atas. Ia hidup di puncak materi yang diimpikan banyak orang.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

BANTEN
Wagub Banten Minta Pusat Naikkan Dana Transfer Daerah Jadi 5 Persen

Wagub Banten Minta Pusat Naikkan Dana Transfer Daerah Jadi 5 Persen

Selasa, 10 Februari 2026 | 22:41

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusuma meminta pemerintah pusat mempertimbangkan kenaikan dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill