Connect With Us

Divonis 5 Tahun, Saipul Jamil Merasa Tak Ada Lagi Keadilan

Denny Bagus Irawan | Selasa, 4 Oktober 2016 | 04:00

Saipul Jamil dan Dewi Persik (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Saipul Jamil mantan suami Dewi Persik divonis hukuman lebih berat dari tiga tahun menjadi lima tahun oleh PN Jakut. Pria yang menjadi terdakwa dalam kasus pencabulan dengan seorang pria remaja tersebut merasa hukum di Negara ini sudah tidak ada lagi keadilan.

Menurut Saipul, naiknya vonis di tingkat banding merupakan hal yang aneh tapi nyata. Ia menduga ada pihak-pihak yang memang tidak senang dia. "Iya jadi lima tahun, lebih parah. makanya saya bilang aneh, tapi nyatanya begitu. Saya rasa di belakang ini ada orang yang tidak senang dengan saya," ujarnya, Senin (3/10/2016) malam.

Saipul menganggap, tak ada saksi yang dapat membuktikan bahwa dia melakukan pencabulan. "Harapannya saya bebas, apalagi tidak ada saksi, aneh juga tidak ada saksi tapi dipaksakan saya bersalah kan aneh," tutur Saipul yang mengenakan kemeja biru.

Hukuman Saipul Jamil di kasus pencabulan itu diperberat dari tiga tahun menjadi lima tahun penjara di tingkat banding yang sebelumnya ditangani PN Jakarta Utara. Saipul merasa ada ketidakadilan dengan vonis tersebut.

"Buat saya sih tidak adil. Saya rasa hakim tidak melihat fakta persidangan. Jaksanya juga. Saya tidak tahu apakah mereka takut dengan publik atau bagaimana sehingga mereka memutuskan seperti itu," kata Saipul yang kini menjadi saksi Panitera Pengganti PN Jakut Rohadi di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat.

"Mentang-mentang saya artis jadi mereka enggak enak hati, jadi mengorbankan satu orang daripada banyak orang. Saya rasa hukumannya tidak pas untuk saya," lanjutnya.

Diketahui sebelumnya, panitera pengganti PN Jakut Rohadi didakwa menerima Rp 250 juta dari kakak Saipul, Samsul Hidayatullah. Uang yang diberikan melalui pengacara Berthanatalia tersebut diduga untuk pengaturan vonis Saipul.

BANDARA
Modus Baru, 18,5 Kg Sabu Berbentuk Talenan Diselundupkan di Bandara Soekarno-Hatta

Modus Baru, 18,5 Kg Sabu Berbentuk Talenan Diselundupkan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:25

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang dicetak dalam bentuk talenan dapur atau alas untuk memotong sayuran, daging, bumbu dapur.

TEKNO
Mengenal Teknologi Digital Subtraction Angiography, Solusi Deteksi Dini dan Penanganan Stroke

Mengenal Teknologi Digital Subtraction Angiography, Solusi Deteksi Dini dan Penanganan Stroke

Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:58

Teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA) adalah pemeriksaan yang menampilkan gambaran pembuluh darah otak secara detail dengan menghilangkan bayangan tulang dan jaringan sekitarnya.

BANTEN
Gubernur Banten Tutup ISF 2025, Retail Motor Pertumbuhan Ekonomi 

Gubernur Banten Tutup ISF 2025, Retail Motor Pertumbuhan Ekonomi 

Jumat, 29 Agustus 2025 | 10:24

Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Ketua APPBI Sugwantono Tanto menutup rangkaian ISF 2025 di Summarecon Mall Serpong, Kamis 28 Agustus 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill