Connect With Us

Sensasi Seru Snow Station di Pekan Raya Indonesia

Denny Bagus Irawan | Minggu, 30 Oktober 2016 | 16:00

Snow Station di Pekan Raya Indonesia (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

 

TANGERANGNews.com - Pekan Raya Indonesia yang berlangsung di ICE BSD City, 20 Oktober – 6 November 2016 menjadi surganya permainan anak-anak. Salah satu wahana bermain yang wajib dikunjungi adalah Snow Station, wahana salju indoor yang berada di hall 9.

 

Di sini Anda dan keluarga dapat merasakan sensasi seru seperti berada di taman salju. Anak-anak dapat merasakan serunya bermain lempar bola salju dan meluncur di atas hamparan es yang dibuat seperti gunung salju yang tinggi dan besar.

 

Selain aktivitas yang menyenangkan bermain salju dapat melatih sensorik anak dan membuat anak menjadi lebih aktif dalam merespons lingkungannya karena bergabung bermain bersama dengan anak-anak lainnya. Untuk orangtua yang mendampingi anaknya kegiatan ini dapat mempererat hubungan keakraban di keluarga.

 

“Di Pekan Raya Indonesia 2016 ini adalah untuk pertama kalinya Snow Station membuka wahana bermain salju pada sebuah acara. Siapa saja bisa bermain di wahana ini, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Untuk anak-anak, mulai dari usia satu tahun atau yang sudah bisa berjalan dapat menikmati bermain salju di sini. Salju yang kami sediakan terbuat dari material es yang sudah diolah menjadi sangat lembut, jadi aman sekali untuk anak-anak bermain di sini,” ujar Reza Fahlevi, Production Manager Snow Station.

 

Snow Station juga menyediakan playground untuk anak-anak seperti kids house (rumah-rumahan), slide & swing (perosotan dan ayunan) serta sekop dan ember untuk anak-anak yang ingin berkreasi membuat gundukan salju. Untuk Anda yang ingin anak-anak Anda bermain mandiri tanpa ditemani, tidak perlu khawatir, karena ada 22 orang kru Snow Station yang siap menjaga dan mengawasi setiap anak-anak yang bermain.

 

“Kami ingin keluarga yang datang berkunjung ke Pekan Raya Indonesia dapat merasakan pengalaman baru dan sensasi yang seru dengan bermain salju,” ujar Reza Fahlevi.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BISNIS
Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Senin, 6 Juli 2026 | 22:31

Kiblat modest fashion bagi generasi muda kini semakin berkembang dinamis. Menjawab tingginya antusiasme pasar muslimah di wilayah Tangerang dan sekitarnya, brand fesyen syar'i asal Bandung, Jamise Syari, resmi melebarkan sayapnya

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill