Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNews.com - Pekan Raya Indonesia yang berlangsung di ICE BSD City, 20 Oktober – 6 November 2016 menjadi surganya permainan anak-anak. Salah satu wahana bermain yang wajib dikunjungi adalah Snow Station, wahana salju indoor yang berada di hall 9.
Di sini Anda dan keluarga dapat merasakan sensasi seru seperti berada di taman salju. Anak-anak dapat merasakan serunya bermain lempar bola salju dan meluncur di atas hamparan es yang dibuat seperti gunung salju yang tinggi dan besar.
Selain aktivitas yang menyenangkan bermain salju dapat melatih sensorik anak dan membuat anak menjadi lebih aktif dalam merespons lingkungannya karena bergabung bermain bersama dengan anak-anak lainnya. Untuk orangtua yang mendampingi anaknya kegiatan ini dapat mempererat hubungan keakraban di keluarga.
“Di Pekan Raya Indonesia 2016 ini adalah untuk pertama kalinya Snow Station membuka wahana bermain salju pada sebuah acara. Siapa saja bisa bermain di wahana ini, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Untuk anak-anak, mulai dari usia satu tahun atau yang sudah bisa berjalan dapat menikmati bermain salju di sini. Salju yang kami sediakan terbuat dari material es yang sudah diolah menjadi sangat lembut, jadi aman sekali untuk anak-anak bermain di sini,” ujar Reza Fahlevi, Production Manager Snow Station.
Snow Station juga menyediakan playground untuk anak-anak seperti kids house (rumah-rumahan), slide & swing (perosotan dan ayunan) serta sekop dan ember untuk anak-anak yang ingin berkreasi membuat gundukan salju. Untuk Anda yang ingin anak-anak Anda bermain mandiri tanpa ditemani, tidak perlu khawatir, karena ada 22 orang kru Snow Station yang siap menjaga dan mengawasi setiap anak-anak yang bermain.
“Kami ingin keluarga yang datang berkunjung ke Pekan Raya Indonesia dapat merasakan pengalaman baru dan sensasi yang seru dengan bermain salju,” ujar Reza Fahlevi.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Gubernur Banten Andra Soni mendorong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung untuk menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah di sektor pariwisata.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat yang masuk kelompok Desil 9 dan 10 tidak membeli BBM bersubsidi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews