Connect With Us

Di Balik Seramnya Malam Jumat

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 15 September 2022 | 16:20

Ilustrasu horor. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat Indonesia menganggap malam Jumat identik dengan malam yang dipenuhi dengan hal-hal mistis. Bahkan pada saat malam Jumat Kliwon dalam penanggalan Jawa, aura mistisnya dirasa semakin kental.

Masyarakat menganggap malam Jumat adalah malam yang keramat. Di malam inilah yang paling tepat untuk melakukan kegiatan-kegiatan ritual bernuansa mistis, terlebih masyarakat Indonesia senang dengan cerita horor.

Kepercayaan ini telah datang selama turun temurun sejak dahulu kala. Konon, anggapan malam Jumat ini berasal dari tradisi masyarakat Jawa kuno.

Kala itu, masyarakat Jawa kuno kerap berpuasa selama 40 hari setelah itu puncaknya selalu bertepatan dengan malam Jumat kliwon. 

Kemudian tradisi ini dibarengi dengan persembahan beberapa sesajen yang disebarkan di berbagai tempat sebagai penghormatan kepada leluhur atau para makhluk tak kasat mata.

Namun, jika berpikir lebih logis, anggapan seramnya malam Jumat tentunya tak luput dari peran media. Salah satunya dari film Friday the 13th asal Amerika Serikat yang berfokus pada kejadian horor di malam Jumat.

Kemudian film horor itu dibawa ke Indonesia dengan adaptasi kebudayaan Indonesia melalui film-film dari sang ratu horror Indonesia, Suzanna. 

Media lalu mem-framing kepopuleran malam Jumat tersebut, dan semakin tersebar secara mulut ke mulut hingga menjadi sebuah kepercayaan masyarakat seperti sekarang ini.

Akibatnya, terkadang pemikiran masyarakat kerap mengaitkan segala sesuatu dengan hal-hal mistis terhadap malam Jumat.

Dalam Islam sendiri Jumat merupakan hari yang istimewa, karena itu untuk menyambut datangnya hari Jumat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah ketika malam Jumat. 

Namun, bukannya menjadi stimulan justru kegiatan tersebut malah dianggap sebagai penangkal agar tidak didatangi setan. 

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill