Connect With Us

Rumah Tangga Rizky Billar-Lesti Kejora di Ujung Tanduk, Ini Penyebab dan Cara Hadapi Perselingkuhan

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 30 September 2022 | 15:49

Pasangan artis Rizky Billar dan Lesti Kejora. (Detik.com / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Rumah tangga pasangan artis Rizky Billar dan Lesti Kejora sedang di ujung tanduk. Pasalnya, Lesti Kejora melaporkan Rizky Billar ke polisi usai diduga mengalami kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Hal ini berawal saat Lesti Kejora memergoki Rizky Billar diduga selingkuh.

Pasangan artis yang awalnya dijodohkan netizen itu pun seolah tidak menyangka adanya kasus ini, karena selama ini pasangan tersebut dianggap harmonis.

Perselingkuhan memang tidak lepas dari peran orang ketiga. Berdasarkan survei Teman Bumil dan Populix terhadap 1.943 responden ibu berusia 20-35 tahun, 46% responden percaya bahwa adanya orang ketiga dapat mengubah sebuah pernikahan.

Awal kehadiran orang ketiga ini bisa datang dari berbagai faktor. Namun, seorang konselor pernikahan, Indra Noveldy mendefinisikan perselingkuhan pada kriteria yang sederhana, yakni curhat.

Menurutnya, pintu perselingkuhan terbuka secara sengaja maupun tidak sengaja ketika seseorang curhat dengan lawan jenisnya tanpa sepengetahuan pasangan. 

Sebab, dari hal sepele seperti mengobrol dengan lawan jenis yang bukan pasangan resmi yang awalnya hanya sekadar cerita, bertukar pikiran, atau bertanya. 

Kemudian lama-kelamaan bisa merasa nyaman satu sama lain. Makin masuk ke dalamnya, makin terjebak dan malah makin sulit untuk keluar hingga jatuh pada jurang perselingkuhan.

Sejak awal, tutuplah celah perselingkuhan sedini mungkin, bahkan enggak usah mendekati pinggirannya,” tegas Indra.

Baca juga:

Kepergok Selingkuh, Rizky Billar Banting dan Cekik Lesti Kejora

Definisi tersebut ternyata senada dengan hasil survei yang mengatakan, sebanyak 51% responden setuju bahwa perselingkuhan adalah melakukan percakapan intens dan intim dengan lawan jenis tanpa sepengetahuan pasangan resmi.

Sementara, 48% mengategorikan perselingkuhan sebagai pertemuan diam-diam dengan lawan jenis tanpa sepengetahuan pasangan resmi dan 8% menganggap bahwa kagum terhadap seseorang yang bukan pasangannya adalah bentuk perselingkuhan.

Ketika menghadapi situasi sulit seperti perselingkuhan, ada beberapa hal yang dapat dilakuan ketimbang hanya merasa terpuruk dan tersakiti. 

Seperti dilansir dari Liputan6.com, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan ketika mendapati pasangan berselingkuh.

Putuskan untuk tetap bersama atau pergi

Ketik mengetahui pasangan berselingkuh memang memerlukan waktu untuk mencerna apa yang telah terjadi dalam hubungan. Pahami kondisinya, setelah itu buat keputusan apakah akan tetap bersama dengan orang yang telah mengkhianati atau memberikan kesempatan sekali lagi jika dirasa pasangan menyesali perbuatannya.

Bicara mendalam

Dalam hubungan komunikasi merupakan hal yang paling penting. Jika memilih untuk tetap bersama, ajaklah pasangan untuk berbicara secara mendalam. 

Mendengar apa yang dikatakan pasangan mungkin akan menjadi suatu hal yang sangat menyakitkan, namun ini penting untuk dilakukan. 

Sama halnya dengan pasangan  yang harus siap mendengar apa yang anda rasakan, bagaimana perlakuannya begitu menyakiti. Hal ini akan memberikan waktu dan tempat tersendiri bagi emosi.

Setelah itu, carilah akar permasalahannya, ketahui apa yang menyebabkan pasangan selingkuh rundingkan apa yang harus dilakukan kedepannya. 

Berpisah sementara

Meskipun terdengar kejam, tetapi hal ini dapat menjadi pilihan. Dengan berpisah sementara akan memberikan waktu untuk menganalisis apa yang harus dilakukan dan menjernihkan pikiran ketika harus berbicara dengan pasangan yang selingkuh.

Minta bantuan terapis hubungan

Ketika menemui jalan buntu karena masing-masing tersulut emosi, maka yang dapat dilakukan adalah dengan mendatangi terapis hubungan, dengan bantuan professional akan membantu anda dan pasangan menentukan apa yang telah terjadi dan bagaimana cara memperbaikinya.

Jika tidak dapat mengatasinya, maka lepaskan

Apabila segala cara telah dilakukan dan telah berusaha keras untuk keluar dari situasi sulit tersebut. Namun, ternyata tetap tidak menemukan titik terang.

Maka, coba tanyakan kepada diri sendiri apakah orang sepertinya adalah orang yang benar-benar diinginkan untuk masa depan? Mungkin ini adalah saatnya untuk pergi dan menemukan seseorang dalam hubungan yang lebih baik.

Demikian penyebab dan cara-cara yang dapat dilakukan ketika mengetahui pasangan berselingkuh. Apapun masalahnya, selingkuh bukanlah jalan yang terbaik. Sebab, dari perselingkuhan terkadang berujung kepada permasalahan lain yang lebih besar yang bisa saja menyakiti kedua belah pihak.

KOTA TANGERANG
Tertib Bayar Pajak Kendaraan untuk Pembangunan Banten 

Tertib Bayar Pajak Kendaraan untuk Pembangunan Banten 

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:40

Pemerintah Provinsi Banten terus mendorong masyarakat untuk semakin tertib dalam memenuhi kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Salah satunya melalui pemberian berbagai insentif pajak berupa diskon hingga pembebasan denda.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

TANGSEL
Remaja Tangsel Diimbau Jangan Keseringan Main Medsos Demi Kesehatan Mental

Remaja Tangsel Diimbau Jangan Keseringan Main Medsos Demi Kesehatan Mental

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:52

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengingatkan para remaja agar bijak dalam menggunakan teknologi, terutama mengakses media sosial (medsos) guna menjaga kesehatan mental di tengah pergeseran pola interaksi digital.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill