Connect With Us

Masih Ingat Muzdalifah Janda Kaya Asal Tangerang Mantan Istri Nassar? Kini Diisukan Bangkrut Gegara Jualan Tisu di TikTok

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 28 Juli 2023 | 16:53

Tangkapan layar Muzdalifah berjualan tisu di aplikasi TikTok (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Muzdalifah, mantan istri pedangdut Nassar kembali menjadi sorotan usai diisukan bangkrut lantaran kerap berjualan di aplikasi TikTok.

Warga Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang ini pun sempat digadang-gadang sebagai janda terkaya se-Kota Tangerang sebelum menikah dengan Nassar.

Bagaimana tidak? Rumah kediamannya pun terlihat begitu megah hingga berlapis emas. Hal itu diperoleh Muzdalifah berkat kesuksesannya mengelola bisnis di bidang jual beli besi bekas atau rongsokan yang ia bangun bersama mendiang suami pertamanya, Haji Nurman.

Tak hanya itu, pundi-pundi rupiah Muzdalifah juga berasal dari beragam investasi tanah dan properti miliknya seperti dilansir dari tribunnews.com, Jumat, 28 Juli 2023.

Wanita berusia 44 tahun kelahiran 15 Juni 1978 ini diketahui memiliki lima orang anak. Empat diantaranya dari hasil pernikahannya dengan Haji Nurman, sementara anak kelima ialah buah hatinya bersama Nassar.

Saat ini, Muzdalifah telah menikah kembali dengan pria muda bernama Fadel Islami yang saat ini mencalonkan diri menjadi calon legislatif dapil Kota Tangerang dari partai PAN.

Lama tak terdengar, warganet dibuat kaget lantaran Muzdalifah kerap melakukan live di TikTok dengan menjajakan barang-barang berupa sabun mandi, tisu, cokelat hingga makanan kiloan.

Sontak hal ini membuat warganet menduga usaha yang dijalankan oleh Muzdalifah telah mengalami kebangkrutan sehingga harus banting setir berjualan di TikTok.

Dugaan itu diperkuat dengan unggahan-unggahan di akun Instagram pribadi Muzdalifah yang seolah mengisyaratkan dirinya berjuang sendirian.

"Jadi wanitaa hrs wonder woman. karna kitaa gk tau nasib kita k depan nyaa gimna. JD wanita itu hrs pekerja keras karena klau kita gk bisa menghasilkhan kita gk d hargain dan d anggap yang Ada gk baik trussss meneruss dan kita semakin tua umurr kitaa," tulisnya pada Senin, 17 Juli 2023.

Terkait hal itu, Muzdalifah membantah kabar yang menyebutkan dirinya mengalami kebangkrutan.

"Baik-baik saja kok nggak ada apa-apa dan nggak ada itu (kabar bangkrut)," kata Muzdalifah di acara Pagi pagi Ambyar pada Kamis, 27 Juli 2023.

Muzdalifah menyatakan, berjualan di TikTok dilakukannya hanya untuk membantu dagangan milik temannya, sementara bisnis yang dijalani Muzdalifah masih baik-baik saja.

"Ya itu malam hari kok dilakukannya, kalau pagi sampai sore kan ngurusin anak-anak sampai ngurus kerjaan juga ya. Kerjaannya ya baik-baik saja sampai sekarang," jelasnya.

Dia mengaku tak merasa malu menjajakan barang-barang dagangan tersebut. Menurutnya, asalkan halal maka tidak ada salahnya berjualan.

"Iya jadi memang itu kerja sama kok sama temen, kita punya kesepakatan," pungkasnya.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

KAB. TANGERANG
Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:53

Pelarian pria berinisial GJ, 25, pelaku begal sepeda motor yang sempat lolos dari amuk massa di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, akhirnya terhenti.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill