Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com- Komika Abdur Arsyad menyindir oknum dokter yang kerap terlambat datang dari jadwal praktik. Padahal, kondisinya banyak pasien telah menunggu untuk berobat maupun berkonsultasi.
"Dokter ini, sudah kerjanya tidak sepagi guru, datangnya pun masih telat dari jam praktik," ungkap Abdur melalui utas di akun X (Twitter) pribadinya dikutip Selasa, 28 November 2023.
Pria bernama asli Abdurrahim Arsyad ini juga mengeluhkan pelayanan dari perawat yang kerap kurang mengenakkan.
"Cara bicara perawatnya juga macam bukan manusia. Seolah-olah yang salah pasien," tambahnya.
Abdur pun berpesan kepada para petugas di pelayanan kesehatan publik agar segera memberikan penanganan terhadap pasien yang sakit .
"Jadilah manusia. Mereka yang datang itu pasti karena sakit, butuh ditolong. Ada orang tua membawa anak, ada anak membawa orang tua. Sama seperti kalian yang juga punya keluarga," tutupnya.
Utas tersebut pun menuai berbagai tanggapan dari warganet. Sebab, banyak warganet mengeluhkan hal serupa.
"Udah paling bener ngantri dokter tuh jam mau beres prakteknya, kalau datang awal niat pingin dapet antrian cepet malah nunggu dulu dokter datang," komentar akun @3trian.
"Asli ada yang molor sampe 2 jam, dijadwal jam 9 dokter masuk, tapi masih belom ada terus, padahal ngantri dari pagi, pas dicek cuman 2-4 menit, itu juga diburu-buru sama ners pembantu dokter," timpal akun @Billiardoo.
"Abang gua udah hampir mati kena dbd, dibawa ke rs bukannya ditolongin dulu, malah disuruh ngisi data. Harusnya redain dulu penyakitnya, suntik apa kek, kasih oksigen kek, ini disuruh ngisi formulir dulu baru ditanganin. Untung masih muda, klw udah tua mati kali abang gua wktu itu," kata akun @ELYusro.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews