Connect With Us

Waspada, Ini 13 Profesi Paling Rawan Selingkuh Menurut Survei

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 17 Februari 2024 | 17:14

Ilustrasi selingkuh. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Perselingkuhan kerap terjadi di tempat kerja. Pasalnya, orang cenderung menghabiskan sebagian besar waktunya di tempat kerja dibandingkan di rumah bersama pasangannya.

Berdasarkan penelitian, 85 persen perselingkuhan diawal dari tempat kerja, dengan satu dari lima karyawan mengaku tidak setia.

Menurut survei yang dilakukan oleh RANT Casino perusahaan asal Inggris, sebanyak 43 persen pekerja mengaku berselingkuh dengan rekan kerjanya.

Perselingkuhan umumnya terjadi tempat kerja sebanyak 25 persen, acara kerja 21 persen, perjalanan dinas 14 persen, dan pertemuan di luar jam kerja 17 persen.

Dari penelitian itu, diungkapkan bahwa pasangan yang bekerja di beberapa industri tertentu, maka secara statistik lebih mungkin berselingkuh.

Disebutkan juga, bahwa mereka yang berada di bidang penjualan paling mungkin tidak setia dengan pasangannya.

"Dengan jam kerja yang tidak teratur dan banyak fungsi kerja, atau acara jaringan untuk dihadiri, ini menempatkan industri ini sebagai tempat yang paling potensial untuk keberlanjutan perselingkuhan," demikian disampaikan oleh penelitian tersebut.

Profesi Paling Mungkin Berselingkuh

  1. Sales - 14.5%
  2. Pengajar, pelatihan, dan pendidikan - 13.7%
  3. Kesehatan - 12.5%
  4. Transportasi dan logistik - 9.8%
  5. Hospitalitas dan manajemen acara - 7.7%
  6. Rekayasa dan manufaktur - 6.6%
  7. Properti dan konstruksi - 5.5%
  8. Akuntansi, perbankan, dan keuangan - 5.4%
  9. Teknologi informasi - 4.6%
  10. Angkatan Bersenjata - 4%

Di sisi lain, orang yang bekerja di bidang sains dan farmasi, manajemen bisnis, dan penegakan hukum dinilai sebagai profesi paling setia di antara 25 industri yang disurvei.

Profesi Paling Tidak Mungkin Berselingkuh

  1. Ilmu dan farmasi - 0.1%
  2. Bisnis, konsultasi, dan manajemen - 0.1%
  3. Penegakan hukum dan keamanan - 0.2%
  4. Seni dan desain kreatif - 0.4%
  5. Media dan internet - 0.5%
  6. Hukum - 0.5%
  7. Lingkungan dan pertanian - 0.6%
  8. Pemasaran, periklanan, dan PR - 0.9%
  9. Layanan publik dan administrasi - 1.3%
  10. Ritel - 1.4%
KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Matangkan Konsep Aerotropolis, Targetkan Ekonomi Melejit di 2027

Pemkot Tangerang Matangkan Konsep Aerotropolis, Targetkan Ekonomi Melejit di 2027

Rabu, 8 April 2026 | 22:28

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen mendorong realisasi pengembangan kawasan Aerotropolis di Kota Tangerang.

TANGSEL
Longsor di Jalan Ciater–Rawa Macek Tangsel Berpotensi Meluas, Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Longsor di Jalan Ciater–Rawa Macek Tangsel Berpotensi Meluas, Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Rabu, 8 April 2026 | 20:49

Hujan deras yang menguyur wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebabkan longsor di Jalan Ciater–Rawa Macek, RW 03, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong.

WISATA
47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

Kamis, 2 April 2026 | 16:47

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.

KAB. TANGERANG
APBD Aman, Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Pemecatan P3K Imbas UU HKPD

APBD Aman, Pemkab Tangerang Pastikan Tidak Ada Pemecatan P3K Imbas UU HKPD

Rabu, 8 April 2026 | 21:01

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan Undang-undang (UU) No 1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) tidak berdampak pada pegawai di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill