Connect With Us

Dulunya Aktor, Pria Ini Banting Setir Jadi Tukang Las

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 25 Juli 2024 | 10:18

Aktor, Tengku Firmansyah (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Bintang sinetron Tukang Ojek Pengkolan, Tengku Firmansyah memilih beralih profesi menjadi tukang las besi di Kanada.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Tengku menunjukkan keterampilannya dalam mengelas besi di pabrik tempatnya bekerja.

Aktor ini juga tampak mengenakan seragam warna biru, dan alat pelindung wajah, sembari menggenggam alat alas bersiap untuk mengelas besi di hadapannya.

Terlihat juga helm berwarna kuning yang bertuliskan namanya, Firman.

"Siap untuk bekerja. Bismillah," tulis Tengku Firmansyah di Instagram pribadinya @tengku_firmansyah dikutip Kamis, 25 Juli 2024.

Diketahui, Tengku memang telah memutuskan untuk menetap di Kanada bersama istrinya Cindy Fatikasari dan anak-anaknya. Dia memilih meninggalkan dunia keartisannya di Indonesia dan beralih menjadi tukang las.

Unggahan itu pun menuai beragam reaksi positif dari warganet yang memberikan dukungan terhadap pekerjaan baru Tengku.

NASIONAL
Bangun SDM Cakap Dinamika Global, PLN Diganjar Penghargaan Internasional di Singapura

Bangun SDM Cakap Dinamika Global, PLN Diganjar Penghargaan Internasional di Singapura

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:19

PT PLN (Persero) kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional melalui ajang HR Tech Asia 2026 yang digelar di Singapura pada 5 Mei 2026.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill