Connect With Us

Ketua Ormas Banting Setir Jadi Pengusaha Kuliner di Kota Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 24 Mei 2024 | 13:30

Kusnadi, 48, ketua ormas sekaligus pemilik Lesehan Si Abah Gemoy. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Usaha kuliner Lesehan Si Abah Gemoy, yang berlokasi di Jalan Beringin Raya, Perumnas 1, depan Rumah Sakit Tiara, Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, ternyata dimiliki oleh ketua dari salah satu organisasi masyarakat (ormas).

Kusnadi, 48, ketua ormas sekaligus pemilik Lesehan Si Abah Gemoy ini mengaku telah lama memiliki ketertarikan di dunia kuliner.

Bahkan, pria yang akrab disapa Abah Buduy ini tak jarang memasak secara langsung untuk dimakan bersama pada setiap kegiatan ormas.

"Walaupun tidak menjadi profesional, tetapi saya yakin masakan yang saya pelajari secara otodidak ini rasanya tidak kalah dengan chef profesional lainnya," ujarnya.

Dibuka pada Maret 2024, Lesehan Si Abah Gemoy menawarkan sejumlah menu hidangan tradisional, antara lain sop gragot kaki sapi, sop iga, seafood tauco, belut cobek, dan sambal spesial.

Terdapat juga menu lainnya, seperti ikan bakar, aneka ikan sawah, ikan gurame tauco, gabus cobek, ayam pecel, dan masih banyak lagi. Adapun harga dibanderol mulai dari Rp15 ribu hingga Rp40 ribu per lauknya.

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

BANTEN
Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter 

Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter 

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:36

Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill