Connect With Us

Bukan Jawa, Ini Suku dengan Lulusan Perguruan Tinggi Terbanyak di Indonesia 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 31 Januari 2025 | 15:10

Ilustrasi Wisuda Sarjana (Sumber SuaraRakyatIndonesia / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com- Selama ini, Pulau Jawa dikenal sebagai pusat pendidikan tinggi di Indonesia, dengan jumlah perguruan tinggi terbanyak dibandingkan wilayah lain. Namun, jika berbicara soal suku dengan lulusan perguruan tinggi terbanyak, justru bukan suku Jawa yang menempati posisi pertama.  

Menurut data terbaru, suku Batak menjadi suku dengan lulusan perguruan tinggi terbanyak di Indonesia pada 2024. Persentase lulusan perguruan tinggi dari suku Batak mencapai 18,02%. 

Posisi kedua diisi oleh suku Minangkabau dengan angka 15,65%, diikuti oleh suku Bali dan Bugis yang masing-masing memiliki persentase sekitar 14,5%.  

Menariknya, meskipun suku Batak memiliki jumlah lulusan perguruan tinggi terbanyak, hanya 4,38% dari populasinya yang tidak pernah mengenyam pendidikan. Angka ini termasuk yang paling rendah dibandingkan suku-suku lain di Indonesia.  

Dominasi Pulau Jawa dalam Jumlah Perguruan Tinggi  

Sementara itu, jika dilihat dari jumlah perguruan tinggi, Pulau Jawa masih mendominasi. Berdasarkan laporan Statistik Indonesia, pada 2021 terdapat 3.115 perguruan tinggi di seluruh Nusantara. 

Dari jumlah tersebut, 1.489 perguruan tinggi berada di Pulau Jawa, dengan sebaran terbanyak di Jawa Barat sebanyak 392 unit.  

Pulau Sumatera berada di posisi kedua dengan 787 perguruan tinggi, disusul Bali dan Nusa Tenggara sebanyak 357 unit. Sementara itu, Kalimantan memiliki 184 perguruan tinggi, Sulawesi 173 unit, dan Kepulauan Maluku serta Papua tercatat memiliki 125 unit perguruan tinggi.  

Meski demikian, dari total 3.115 perguruan tinggi yang ada pada 2021, sebanyak 2.990 unit atau sekitar 93,98% merupakan perguruan tinggi swasta. Sementara itu, hanya 125 unit yang berstatus sebagai perguruan tinggi negeri.  

Namun, jumlah perguruan tinggi di Indonesia mengalami penurunan. Pada 2020, jumlah perguruan tinggi tercatat sebanyak 3.166 unit, yang berarti ada pengurangan sebanyak 51 unit dalam setahun.  

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill