Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com- Jumlah penduduk Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data sensus dan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), populasi Indonesia pada 2025 diperkirakan mencapai 284.438.800 jiwa.
Jika ditarik ke belakang, sensus pertama yang dilakukan setelah Indonesia merdeka tercatat pada tahun 1961 dengan jumlah penduduk sebanyak 97.085.348 jiwa. Sejak saat itu, jumlah penduduk terus bertambah signifikan setiap dekade.
Pada 1971, jumlahnya mencapai 119.208.229 jiwa. Lalu meningkat menjadi 147.490.298 jiwa pada tahun 1980 dan 179.321.641 jiwa pada tahun 1990.
Memasuki tahun 2000, angka ini melonjak menjadi 206.264.595 jiwa dan terus naik ke 238.518.800 jiwa pada tahun 2010.
Di tahun 2020, jumlah penduduk Indonesia sudah menyentuh 270.203.917 jiwa. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir saja, angkanya masih menunjukkan pertumbuhan pesat.
Tahun 2021 sebanyak 272.682.500 jiwa, 275.773.800 jiwa di tahun 2022, dan 278.696.200 jiwa pada 2023. Kemudian naik lagi menjadi 281.603.800 jiwa pada 2024.
Meski demikian, kenaikan jumlah penduduk ini menunjukkan betapa pentingnya kebijakan kependudukan dan pembangunan berkelanjutan untuk menjawab tantangan masa depan. Terus bertambahnya penduduk berarti kebutuhan terhadap pendidikan, pekerjaan, perumahan, dan layanan kesehatan juga ikut meningkat.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGMulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews