Connect With Us

Duh, Legalitas 1.200 Koperasi di Tangerang Tak Jelas

| Jumat, 6 September 2013 | 16:14

E. Farida (Cendot / TangerangNews)


TANGERANG-Urusan koperasi di Kabupaten Tangerang memang sudah menjadi tragedi nasional, pasca adanya kasus Koperasi Langit Biru.  Tidak menutup kemungkinan, koperasi lain yang ada di Kabupaten Tangerang pun saat ini sama, sebab legalitas sekitar 1.200 koperasi di wilayah yang dipimpim Ahmed Zaki Iskandar itu tak jelas.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang E. Farida mengatakan, jumlah koperasi berdasarkan data pihaknya sekitar 1200 koperasi.

"Sejauh ini kesehatan koperasi yang ada belum diketahui secara pasti," ujar E. Farida, Jumat (6/9).

Farida berjanji , pihak nya akan melakukan verifikasi untuk menertibkan banyaknya koperasi yang menjamur di Kabupaten Tangerang.

"Penertiban akan dilakukan, agar menjadi bahan evaluasi untuk mejalankan amanat Undang-undang nomor 17 tahun 2012," katanya.

Menurut Farida, di dalam Undang-undang terbaru tersebut Kementrian Koperasi mengintruksikan agar di setiap Kabupaten dan Kota harus memiliki empat koperasi yang kuat dan jelas.

"Yakni yang bergerak pada dalam bidang Produksi, simpan pinjam keuangan, jasa dan koperasi konsumen," tandasnya.

 
KOTA TANGERANG
Hari Pertama Dibuka, Gerai Samsat Periuk Jaya Diserbu Wajib Pajak

Hari Pertama Dibuka, Gerai Samsat Periuk Jaya Diserbu Wajib Pajak

Senin, 9 Februari 2026 | 12:41

Hari pertama operasional Gerai Samsat Periuk Jaya, Kota Tangerang diserbu warga, Senin 9 Februari 2025. Ratusan wajib pajak langsung membayar pajak kendaraannya di lokasi pelayanan baru.

HIBURAN
Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:20

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, dunia fesyen tanah air kembali diramaikan dengan gebrakan inovatif yang memadukan tradisi dan gaya hidup modern.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill