Connect With Us

2 Sudah Tewas, RS Siloam Lapor ke Dinkes Tangerang

| Selasa, 17 Februari 2015 | 22:54

RS Siloam, di Karawaci, Kabupaten Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Naniek Isniani mengatakan, pihaknya baru mendapat laporan resmi dari RS Siloam, Karawaci, Tangerang  setelah dua korban dinyatakan meninggal dunia.

Menurut Naniek, pihaknya mendapat laporan dari RS Siloam bahwa seluruh prosedur sudah dijalankan dengan benar. Hanya saja, kesalahan dimungkinkan pada jenis obat tersebut.

Karena label obat atau nama atau merek obat tersebut tidak sesuai dengan isinya. “Kejadiannya dilaporkan kepada kami sekitar 24 jam setelah kejadian,” kata Naniek, kepada wartawan. 

Naniek sendiri mengatakan setelah kejadian ini pihaknya langsung berkoordinasi dengan RSU Kabupaten Tangerang dan tidak lagi menggunakan obat tersebut. Ditambah lagi, seluruh obat yang dikeluarkan oleh Kalbe Farma tersebut sudah ditarik dari peredaran.

“Informasi yang kami dapat kedua korban bukan warga Kabupaten Tangerang. Satu orang di Jakarta dan satu orang lagi di Kota Tangerang. Namun untuk nama pasien kami belum dapat berikan demi privasi keluarga. Saat ini kami menunggu investigasi dari BPOM,” ujarnya.



AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill